Jakarta (KABARIN) - Cleveland Cavaliers memastikan tiket ke final Wilayah Timur NBA 2025/2026 setelah menghancurkan Detroit Pistons dengan skor telak 125-94 pada gim ketujuh semifinal di Detroit, Senin WIB.
Bintang Cavaliers Donovan Mitchell tampil gemilang dengan mencetak 26 poin dan menjadi motor kemenangan timnya.
Mitchell mengatakan Cavaliers memang sudah memasang target tinggi sejak tersingkir dari Indiana Pacers musim lalu.
Menurut dia, keberhasilan lolos ke final wilayah membuat tim bisa sedikit lega sebelum kembali fokus menghadapi laga berikutnya.
Kemenangan ini terasa spesial karena Cavaliers yang berstatus unggulan keempat sukses menyingkirkan Pistons yang merupakan unggulan pertama Wilayah Timur.
Di final wilayah nanti, Cleveland akan menghadapi New York Knicks yang menjadi unggulan ketiga. Seri tersebut dijadwalkan dimulai pada Rabu 20 Mei.
Selain Mitchell, kemenangan Cavaliers juga ditopang permainan solid Jarrett Allen dan Sam Merrill yang sama-sama mencetak 23 poin.
Evan Mobley juga tampil dominan lewat double-double dengan 21 poin dan 12 rebound.
Keberhasilan ini menjadi pencapaian terbaik Cavaliers sejak terakhir kali menembus final wilayah pada 2018, yang juga merupakan musim terakhir LeBron James membela klub tersebut.
Sementara di kubu Pistons, Daniss Jenkins menjadi pencetak poin terbanyak dengan 17 angka.
Cade Cunningham dan Duncan Robinson masing-masing menambah 13 poin.
Kekalahan ini membuat Pistons gagal mencapai final wilayah untuk pertama kalinya sejak 2008.
Cunningham mengaku kecewa berat karena timnya gagal menang di depan pendukung sendiri.
"Pertandingan itu sangat buruk. Berada di kandang, kami ingin meraih kemenangan ini di depan para penggemar kami," ujar Cunningham.
Cavaliers tampil dominan sejak awal pertandingan dan terus menjaga momentum hingga akhir laga.
Tim asuhan Kenny Atkinson itu bermain sangat efektif dengan akurasi tembakan mencapai 50,6 persen serta unggul jauh dalam perolehan poin di area paint dengan skor 58-34.
"Ketika kami bermain dengan kekuatan penuh, itu benar-benar menjadi kunci. Maksud saya, kekuatan di kedua ujung lapangan dengan talenta yang kami miliki membuat kami sangat sulit dikalahkan," kata Atkinson.
Sumber: ANTARA