Jakarta (KABARIN) - Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, mengaku puas setelah timnya berhasil memecahkan rekor perolehan poin klub usai mengalahkan Persik Kediri pada pekan ke-33 BRI Super League di Stadion Brawijaya, Kediri, Sabtu lalu.
Dikutip dari laman resmi I.League, Senin, Souza menilai capaian tersebut tetap belum sepenuhnya memenuhi target utama tim, karena Persija sejak awal mengincar posisi tertinggi klasemen, bukan sekadar rekor poin.
“Saya senang dengan rekor ini. Sejujurnya, ini bukan rekor yang kami targetkan. Kami selalu berusaha menjadi nomor satu di kompetisi ini. Tapi, saya rasa ini menunjukkan sedikit dari apa yang telah kami lakukan sepanjang kompetisi,” ungkap Souza.
Dalam laga tersebut, Persija menang 3-1 berkat gol Rayhan Hannan serta dua gol Gustavo Almeida.
Kemenangan itu membuat Persija naik ke peringkat ketiga klasemen sementara dengan koleksi 68 poin dari 33 pertandingan.
Capaian tersebut sekaligus melampaui rekor poin terbaik Persija di era Liga 1 musim 2022/23 yang sebelumnya mencapai 66 poin di bawah asuhan Thomas Doll. Bahkan, jumlah itu juga melampaui raihan saat Persija menjadi juara Liga 1 2018 dengan 62 poin bersama pelatih Stefano “Teco” Cugurra.
Meski sudah memecahkan rekor, Persija masih berpeluang menambah poin karena masih menyisakan satu laga terakhir musim ini melawan Semen Padang di Jakarta International Stadium, Sabtu (23/5).
“Bagaimanapun, saya juga sangat senang ketika kami meninggalkan lapangan dan menerima pujian dari tim lawan, yang selalu memuji gaya permainan kami,” kata Souza.
“Tanpa ragu, mencapai tonggak sejarah ini dengan seragam bergengsi seperti ini sangat memuaskan,” tutupnya.
Sumber: ANTARA