Intel Rusia Sebut Ukraina Lagi Siapin Serangan Baru

waktu baca 2 menit

Moskow (KABARIN) - Dinas Intelijen Asing Rusia atau SVR mengeklaim bahwa militer Ukraina sedang mempersiapkan serangan baru ke wilayah belakang Rusia. Tuduhan itu disampaikan SVR dalam pernyataan resminya pada Selasa.

"Komando angkatan bersenjata Ukraina sedang mempersiapkan peluncuran serangkaian serangan teroris baru terhadap wilayah belakang Rusia," kata SVR.

Menurut badan intelijen Rusia tersebut, Ukraina disebut berencana meluncurkan pesawat nirawak atau drone dari wilayah negara-negara Baltik. Langkah itu diyakini bisa mempercepat waktu tempuh drone menuju target di Rusia sekaligus meningkatkan efektivitas serangan.

SVR juga menuding pemerintah Ukraina di bawah Presiden Volodymyr Zelenskyy ingin menunjukkan kepada negara-negara pendukung di Eropa bahwa Ukraina masih punya kekuatan tempur di tengah konflik yang terus berlangsung.

"Biro Pers Dinas Intelijen Asing Rusia melaporkan bahwa berdasarkan informasi yang diterima SVR, rezim (Vladimir) Zelensky bertujuan menunjukkan dengan segala cara kepada para pendukung ideologis dan pendukung keuangan di Eropa bahwa angkatan bersenjata Ukraina masih memiliki potensi tempur dan kemampuan untuk merusak ekonomi Rusia," lanjut pernyataan tersebut.

Rusia juga menyinggung keterlibatan Latvia dalam dugaan rencana operasi itu. Meski disebut khawatir menjadi target serangan balasan Rusia, Latvia diklaim akhirnya menyetujui operasi tersebut setelah diyakinkan bahwa lokasi pasti peluncuran drone akan sulit dilacak.

SVR bahkan menegaskan bahwa pihak Rusia sudah mengetahui koordinat pusat pengambilan keputusan di Latvia. Dalam pernyataannya, Rusia juga memberi sinyal bahwa keanggotaan Latvia di NATO tidak akan otomatis melindungi pihak-pihak yang dianggap membantu aksi tersebut dari balasan Rusia.

Sampai saat ini belum ada tanggapan resmi dari pemerintah Ukraina maupun Latvia terkait tuduhan yang disampaikan intelijen Rusia tersebut.

Sumber: SPU

Bagikan

Mungkin Kamu Suka