Pelita Jaya Tertarik Ikut Serta di Liga Super Asia Timur

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Klub basket Pelita Jaya membuka peluang untuk ikut serta di ajang East Asia Super League (EASL) Basketball, kompetisi antarklub elite Asia Timur yang kerap disebut sebagai Liga Champions basket Asia.

Manajer Pelita Jaya, Adhi Pratama, mengatakan timnya tertarik bergabung karena kompetisi tersebut dinilai bisa meningkatkan kualitas dan jam terbang pemain.

Hal itu disampaikan Adhi saat menyambut kedatangan General Manager EASL, Adam Zecha, di kandang Pelita Jaya, PJ Arena, Jakarta, Kamis.

"Sampai saat ini belum ada kepastian. Mereka masih lihat venue dan lain-lain. Tapi kalau kita main EASL bisa meningkatkan jam terbang pemain-pemain kita," ujar Adhi.

Menurut dia, level persaingan di EASL sangat tinggi karena diikuti klub-klub kuat dari berbagai negara Asia Timur. Karena itu, Pelita Jaya menilai kompetisi tersebut bisa menjadi pengalaman penting bagi para pemain.

"Kami lihat tim-tim EASL bagus-bagus. Pemain kami butuh pertandingan yang lebih banyak jadi bagus bila bisa ikut, untuk menambah jam terbang pemain," tambahnya.

Pemain Pelita Jaya, Agassi Goantara, juga menyambut positif kemungkinan timnya tampil di EASL. Ia menilai kesempatan melawan klub-klub Asia Timur bakal jadi tantangan sekaligus pengalaman besar untuk perkembangan pemain Indonesia.

"Buat kami bagus bangat secara pengalaman, level, yang notabene mereka semua bisa dibilang levelnya di atas kita semua. Jadi untuk bisa ikut EASL, itu buat kami suatu pencapaian lebih," kata Agassi.

EASL sendiri merupakan kompetisi basket antarklub Asia yang sudah berjalan selama tiga musim sejak 2023/2024. Liga ini diikuti tim-tim besar dari Jepang, Korea Selatan, China, Mongolia, Hong Kong, Makau, Taiwan, hingga Filipina.

Saat ini, pihak EASL disebut sedang berupaya memperluas jangkauan kompetisi ke kawasan Asia Tenggara. Indonesia dan Filipina menjadi dua negara yang tengah dilirik untuk ikut bergabung.

Pelita Jaya pun menjadi klub Indonesia pertama yang mendapat pendekatan dari pihak EASL untuk kemungkinan tampil di kompetisi tersebut.

Baca juga: Liga Super Asia Timur Buka Peluang untuk Sertakan klub Basket Indonesia

Baca juga: Pelita Jaya Semangat Hadapi RANS Simba di Perempat Final IBL

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka