Kanye West Kantongi "Lampu Hijau" untuk Tampil di Belanda

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Setelah rencana pertunjukannya di beberapa negara Eropa dibatalkan, rapper Kanye West alias Ye mendapat "lampu hijau" untuk tampil di Belanda pekan depan.

Menurut warta Reuters yang dikutip oleh NME pada Sabtu (30/5), para pejabat pemerintah di Belanda menyimpulkan bahwa dalam penyelidikan terhadap West mereka tidak menemukan bukti yang dapat dijadikan alasan untuk melarang rapper Amerika itu masuk ke Belanda.

"Diperlukan alasan yang kuat untuk melarang orang masuk. Kami belum menemukan alasan tersebut dalam analisis yang telah dilakukan," kata Wakil Perdana Menteri Belanda Bart van den Brink.

"Pernyataan-pernyataannya pada masa lalu, saat ini bukanlah alasan untuk menolaknya masuk," katanya.

West dijadwalkan tampil dalam konser di GelreDome, Arnhem, Belanda, pada 6 Juni dan 8 Juni 2026.

Pertunjukan di Belanda akan menandai awal tur konser Kanye West setelah merilis album baru bertajuk Bully pada Maret.

Namun, jadwal pertunjukannya di beberapa negara Eropa telah dibatalkan.

Permohonan visa Ye ke Inggris telah ditolak, sehingga dia tidak bisa tampil dalam Wireless Festival di London. Jadwal konser dia di Swiss, Polandia, Prancis, dan Italia juga telah dibatalkan.

Sang penyanyi menghadapi reaksi negatif setelah menyampaikan pernyataan dan melakukan tindakan yang dianggap anti-Semit.

Tindakan itu masih berdampak pada rencana-rencana pertunjukannya meskipun dia sudah menyampaikan permintaan maaf.

Baca juga: Pertunjukan Kanye West dalam Festival Pulse of Gaia di Italia Dibatalkan

Sumber: nme

Bagikan

Mungkin Kamu Suka