China Berhasil Uji Terbang Perdana Roket Long March-12B

waktu baca 2 menit

Jiuquan, China (KABARIN) - China pada Senin (1/6) berhasil meluncurkan roket pengangkut Long March-12B Y1 ke luar angkasa dari zona percontohan inovasi antariksa komersial Dongfeng di China barat laut.

Roket tersebut diluncurkan pada pukul 16.40 waktu Beijing (15.40 WIB), membawa sekelompok satelit jaringan yang ditujukan untuk Konstelasi Qianfan (Qianfan Constellation), yang juga dikenal sebagai Spacesail Constellation, ke orbit yang telah ditentukan. Misi itu dinyatakan berhasil sepenuhnya.

Misi itu merupakan penerbangan perdana roket Long March-12B, sekaligus menandai misi penerbangan ke-647 dari seri roket pengangkut Long March.

Dikembangkan oleh sebuah perusahaan manufaktur roket komersial di bawah naungan China Aerospace Science and Technology Corporation (CASC), Long March-12B merupakan roket generasi baru yang dapat digunakan kembali (reusable).

Meski tidak ada uji pemulihan yang dilakukan selama misi ini, CASC menyatakan bahwa uji pemulihan tahap pertama dijadwalkan akan dilakukan di kemudian hari.

Dengan konfigurasi satu inti dan dua tahap, roket tersebut memiliki diameter badan 4,37 meter, diameter fairing 5,2 meter, dan panjang total sekitar 72 meter.

Tahap pertamanya ditenagai oleh sembilan mesin berbahan bakar oksigen cair/kerosin. Sedangkan tahap kedua menggunakan satu mesin untuk ketinggian tinggi.

Dengan kapasitas muatan orbit rendah bumi (low-earth orbit) sekitar 20 ton, roket tersebut mampu beradaptasi dengan berbagai jenis misi orbital.

Menurut CASC, misi tersebut menandakan bahwa China telah menambahkan roket komersial baru ke dalam armadanya untuk membangun konstelasi internet berskala besar.

Sumber: Xinhua

Bagikan

Mungkin Kamu Suka