Turkiye Sebut Harapan Kesepakatan AS-Iran Masih Ada

waktu baca 2 menit

Ankara (KABARIN) - Risiko gagalnya perundingan antara Amerika Serikat dan Iran masih tetap ada, termasuk akibat kebijakan Israel, namun, peluang untuk melanjutkan dialog antara kedua pihak juga masih terbuka, kata seorang sumber di pemerintahan Turkiye kepada RIA Novosti, Selasa.

“Tindakan Israel dan ketegangan yang terus berlanjut di kawasan menimbulkan risiko tambahan bagi proses negosiasi. Meski demikian, para pihak belum kehilangan kesempatan untuk melanjutkan dialog mereka,” kata sumber tersebut.

Sumber itu menambahkan bahwa Turkiye berharap dapat membantu merumuskan formula yang dapat diterima bersama oleh Amerika Serikat dan Iran serta memandang jalur diplomasi sebagai satu-satunya cara untuk mencapai hasil yang berkelanjutan.

“Masih terlalu dini untuk berbicara mengenai kebuntuan total. Kontak masih terus berlangsung dan peluang untuk menemukan kompromi tetap ada,” ujarnya.

Turkiye juga memperkirakan perundingan antara Amerika Serikat dan Iran akan terus berlanjut meskipun masih terdapat perbedaan pandangan di antara kedua pihak, tambah sumber tersebut.

Sebelumnya pada Senin (1/6) , Kepala Otoritas Israel Benjamin Netanyahu memerintahkan serangan terhadap target yang diduga terkait kelompok Hizbullah di pinggiran Beirut, Lebanon.

Kementerian Luar Negeri Iran menyatakan bahwa pelanggaran gencatan senjata di Lebanon juga merupakan pelanggaran terhadap gencatan senjata antara Washington dan Teheran.

Pada hari yang sama, setelah melakukan pembicaraan dengan Netanyahu dan perwakilan Hizbullah, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan bahwa kelompok Lebanon tersebut dan Israel akan menyepakati gencatan senjata.

Sumber: Sputnik_OANA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka