Jakarta (KABARIN) - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menegaskan percepatan program prioritas Presiden RI menjadi fokus utama kementeriannya pada 2026.
Pelaksanaan program tersebut tetap diarahkan agar berjalan tepat mutu, tepat waktu, tepat sasaran sesuai kontrak, serta tertib dalam pertanggungjawaban.
“Percepatan program-program prioritas ini terus kami kawal lebih ketat dari sisi kesiapan pelaksanaan, hambatan lapangan dan ketepatan jadwal, khususnya untuk akses jalan, pengendalian banjir, sekolah rakyat, dan jaringan irigasi,” kata Dody dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.
Kementerian PU mencatat sejumlah program prioritas menunjukkan kemajuan signifikan hingga akhir Mei 2026. Di antaranya pembangunan Sekolah Rakyat, revitalisasi madrasah, penanganan jalan dan irigasi daerah, serta proyek infrastruktur strategis lainnya.
Untuk program Sekolah Rakyat, sebanyak 93 unit sekolah telah mencapai progres fisik 67,50 persen dengan progres keuangan 44,33 persen. Sementara revitalisasi 856 madrasah mencatat progres fisik 41,88 persen dan keuangan 33,22 persen.
Pada sektor konektivitas, program pembangunan dan peningkatan 408,57 km jalan serta 375,88 meter jembatan telah mencapai progres fisik 75,10 persen dan keuangan 59,49 persen.
Sementara itu, program irigasi daerah dengan target 19.760 hektare mencatat progres fisik 82,73 persen dan keuangan 38,36 persen, yang ditujukan untuk memperkuat ketahanan pangan nasional.
Selain itu, pembangunan Kawasan Swasembada Pangan, Energi, dan Air Nasional (KSPEAN) Wanam di Papua Selatan juga terus berjalan dengan progres fisik 12,67 persen dan keuangan 2,63 persen. Proyek ini mencakup pembukaan akses jalan, pengendalian banjir, hingga pengembangan lahan produktif.
Sumber: ANTARA