Terima kasih atas pengabdian saudara-saudara selama ini di tempat-tempat yang jauh dan sulit. Terima kasih atas dedikasi kalian dan kesetiaan kalian
Jakarta (KABARIN) - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi kepada seluruh pelaksana Program Makan Bergizi Gratis atau MBG yang telah bekerja di berbagai daerah dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.
Apresiasi tersebut disampaikan dalam acara Building Indonesia's Future Generations Through Nutrition di Sentul International Convention Center, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu.
“Terima kasih atas pengabdian saudara-saudara selama ini di tempat-tempat yang jauh dan sulit. Terima kasih atas dedikasi kalian dan kesetiaan kalian,” ujar Presiden Prabowo melalui keterangan Sekretariat Presiden di Jakarta.
Kegiatan tersebut dihadiri lebih dari 12 ribu peserta yang terdiri dari unsur pelaksana program, mulai dari Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi hingga Koordinator Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi dari seluruh Indonesia.
Kepala Badan Gizi Nasional atau Badan Gizi Nasional Nanik Sudaryati Deyang menjelaskan bahwa peserta yang hadir merupakan pelaksana program dari tingkat pusat hingga daerah yang terlibat langsung dalam implementasi MBG.
Ia menyebutkan terdapat 20 Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi yang membawahi layanan dari Sabang hingga Merauke, serta ribuan mitra pelaksana yang turut terlibat dalam program tersebut.
Sebagian peserta hadir langsung dari wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten, sementara ribuan lainnya merupakan mitra pelaksana dari berbagai daerah di Indonesia.
Melalui kegiatan ini, pemerintah ingin memperkuat koordinasi antar pelaksana agar program MBG dapat berjalan lebih efektif, berkelanjutan, dan tepat sasaran.
Hadir dalam acara tersebut sejumlah pejabat negara, termasuk Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta beberapa menteri dan kepala lembaga lainnya.
Pemerintah menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis merupakan bagian dari strategi besar pembangunan sumber daya manusia untuk menciptakan generasi yang sehat, kuat, dan berdaya saing dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.
Sumber: ANTARA