Kirgistan Siap Tawarkan “Solusi Inovatif” di Dewan Keamanan PBB

waktu baca 2 menit

PBB/New York (KABARIN) - Kirgistan, yang baru terpilih sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), menyatakan akan berupaya menghadirkan solusi inovatif untuk berbagai konflik global, termasuk perang di Ukraina.

Pernyataan itu disampaikan oleh Duta Besar baru Kirgistan untuk Washington, Edil Baisalov, pada Rabu, menyusul pengumuman resmi Majelis Umum PBB yang memilih Kirgistan untuk masa jabatan dua tahun di Dewan Keamanan untuk pertama kalinya.

Selain Kirgistan, negara lain yang juga terpilih adalah Austria, Portugal, Zimbabwe, serta Trinidad dan Tobago.

“Kami menyadari semua krisis yang terjadi saat ini. Kami memiliki pandangan kami sendiri,” kata Baisalov ketika ditanya mengenai pendekatan Kirgistan terhadap konflik global seperti di Ukraina, Iran, dan Gaza.

Ia menambahkan bahwa Kirgistan akan berkonsultasi dengan berbagai negara anggota PBB lainnya dan berupaya menjadi “suara yang menghadirkan solusi inovatif” di tengah kebuntuan diplomatik yang kerap terjadi.

“Solusi-solusi lama dari kekuatan-kekuatan lama diusulkan berulang kali untuk masalah-masalah baru,” ujarnya, menekankan pentingnya keterlibatan negara-negara baru dalam proses pengambilan keputusan global.

Dewan Keamanan PBB sendiri terdiri dari 15 anggota, termasuk lima anggota tetap dengan hak veto yaitu Amerika Serikat, Rusia, China, Prancis, dan Inggris, serta 10 anggota tidak tetap yang dipilih secara bergilir berdasarkan wilayah.

Dengan keanggotaan baru ini, Kirgistan akan menggantikan posisi Denmark, Yunani, Pakistan, Panama, dan Somalia, sementara Bahrain, Kolombia, Republik Demokratik Kongo, Latvia, dan Liberia masih melanjutkan masa jabatannya hingga periode berikutnya.

Sumber: SPU

Bagikan

Mungkin Kamu Suka