Rachel/Febi Matangkan Komunikasi Jelang Hadapi Ana/Trias

waktu baca 3 menit

Jakarta (KABARIN) - Ganda putri Indonesia Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum mematangkan komunikasi untuk menghadapi rekan senegara Febriana "Ana" Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari pada perempat final BWF World Tour Super 1000 Indonesia Open 2026, Jumat (5/6).

Rachel/Febi melaju ke babak delapan besar setelah mengalahkan pasangan Amerika Serikat Francesca Corbett/Jennie Gai melalui pertarungan tiga gim 21-18, 17-21, 21-13 di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Kamis.

"Kami pasti saling komunikasi bagaimana main besok karena pastinya sudah sama-sama mengetahui karena sering latihan bersama. Dari pertemuan sebelumnya kan kami yang menang. Jadi kami bangkitkan kepercayaan diri dari kemenangan sebelumnya saja," kata Rachel seusai pertandingan.

Kemenangan tersebut membuat Rachel/Febi akan menghadapi Ana/Trias pada perempat final. Pertemuan dua pasangan Indonesia itu sekaligus memastikan satu tiket semifinal sektor ganda putri menjadi milik tuan rumah.

Rachel mengatakan laga melawan Ana/Trias tidak akan mudah karena kedua pasangan sudah sangat mengenal karakter permainan masing-masing. Kondisi itu membuat komunikasi di lapangan menjadi salah satu hal penting yang perlu disiapkan.

Sebelum memastikan duel sesama pasangan Indonesia, Rachel/Febi lebih dulu melewati perlawanan Corbett/Gai. Meski sudah dua kali menang atas pasangan Amerika Serikat tersebut, Rachel/Febi tetap tidak ingin lengah sejak awal pertandingan.

Corbett/Gai datang dengan modal kepercayaan diri setelah sebelumnya menyingkirkan unggulan keempat asal China Jia Yi Fan/Zhang Shu Xian. Hasil itu membuat Rachel/Febi menilai lawan mereka memiliki potensi memberi tekanan besar.

"Kalau merasa diuntungkan, sebetulnya kami merasa lebih siap saja. Saat tahu pasangan Amerika Serikat yang menang, kami tidak lengah. Mereka memang mengalahkan pasangan China, pasti itu sesuatu hal yang besar juga buat mereka. Kami yakin mereka pasti sudah mempersiapkan diri melawan kami hari ini," ujar Rachel.

Febi mengatakan Corbett/Gai memiliki pertahanan yang rapat dan tidak mudah dimatikan. Hal itu membuat Rachel/Febi harus lebih sabar dalam membangun serangan.

"Menurut kami, pasangan Amerika Serikat ini punya pertahanan yang cukup rapat dan susah dimatikan. Mereka cukup gigih mengejar ke mana pun bola kami arahkan," kata Febi.

Rachel/Febi sempat membuka pertandingan dengan baik setelah merebut gim pertama 21-18. Namun, mereka kehilangan fokus pada gim kedua sehingga Corbett/Gai mampu memaksakan pertandingan berlanjut ke gim penentuan.

"Di gim kedua mungkin kami sempat hilang fokus. Untungnya di gim ketiga kami bisa mengembalikan fokus dan kepercayaan diri kami lagi," ujar Febi.

Rachel menambahkan, dirinya dan Febi sempat keluar dari strategi yang sudah disiapkan pelatih pada gim kedua. Mereka kemudian mencoba lebih tenang dan kembali mengontrol permainan pada gim ketiga.

"Mungkin di gim kedua agak kendur sedikit dan tidak sesuai dengan strategi yang pelatih kasih. Tapi di gim ketiga kami coba buat lebih tenang terus lebih dikontrol lagi pergerakan semuanya," kata Rachel.

Baca juga: Putri KW Ubah Pola Permainan untuk Kalahkan Michelle Li

Baca juga: Dukungan Penonton Bantu Ana/Trias Bangkit dari Tekanan di Indonesia Open

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka