AS Jatuhkan Sanksi kepada Presiden Kuba dan Keluarga Dekat Raul Castro

waktu baca 2 menit

Washington (KABARIN) - Pemerintah Amerika Serikat melalui United States Department of the Treasury menjatuhkan sanksi terhadap Presiden Kuba Miguel Diaz-Canel Bermudez beserta sejumlah anggota keluarganya pada Kamis (4/6).

Sanksi tersebut juga menyasar beberapa kerabat mantan Presiden Kuba Raul Castro. Di antara nama yang masuk dalam daftar sanksi adalah istri Diaz-Canel, Lis Cuesta Peraza, dan putranya Manuel Anido Cuesta. Selain itu, putra Raul Castro, Alejandro Castro Espin, serta cucunya Raul Alejandro Castro Calis juga turut dikenai pembatasan.

Langkah terbaru Washington ini muncul beberapa pekan setelah United States Department of Justice mendakwa Raul Castro bersama lima perwira militer Kuba terkait insiden penembakan dua pesawat pada 1996 yang dikaitkan dengan kelompok pengasingan berbasis di Miami, Brothers to the Rescue.

Pemerintah Kuba menolak tuduhan tersebut dan menyebutnya sebagai bentuk provokasi politik. Havana menegaskan tindakan yang dilakukan saat itu merupakan upaya mempertahankan kedaulatan negara setelah berulang kali terjadi pelanggaran wilayah udara oleh pesawat kelompok tersebut.

Di tengah meningkatnya tekanan dari Washington, pemerintah Kuba sebelumnya juga memperingatkan adanya peningkatan ancaman terhadap negaranya.

"Bahaya agresi militer terhadap Kuba meningkat setiap hari," kata Wakil Menteri Luar Negeri Kuba Josefina Vidal Ferreiro dalam sidang parlemen pada akhir Mei.

Menurut Ferreiro, Amerika Serikat terus memperketat tekanan ekonomi melalui berbagai kebijakan pembatasan yang dinilai bertujuan melemahkan perekonomian Kuba dan memperburuk kondisi kemanusiaan di negara tersebut.

"Perang ekonomi yang diberlakukan lebih dari enam dekade lalu telah diperketat dengan cara yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam beberapa bulan terakhir," katanya.

Ferreiro juga menuding AS berupaya menciptakan alasan baru untuk meningkatkan tekanan terhadap Kuba, yang menurutnya dapat digunakan untuk membenarkan langkah-langkah yang lebih agresif di masa mendatang.

Sumber: SPU

Bagikan

Mungkin Kamu Suka