Gempa M 7,8 Guncang Filipina Selatan, 15 Orang Tewas dan 134 Terluka

waktu baca 1 menit

Manila (KABARIN) - Sedikitnya 15 orang dilaporkan meninggal dunia dan 134 lainnya mengalami luka-luka setelah gempa bumi bermagnitudo 7,8 mengguncang Provinsi Sarangani, Filipina selatan, pada Senin pagi waktu setempat.

Direktur Kantor Pertahanan Sipil setempat, Rodrigo Sosmena, mengatakan dari jumlah korban tewas tersebut, tiga orang berasal dari Sarangani dan sembilan lainnya berada di Provinsi Cotabato Selatan, termasuk tujuh korban di General Santos.

Sementara itu, Dewan Penanggulangan dan Mitigasi Risiko Bencana Nasional Filipina masih memverifikasi laporan mengenai tiga korban jiwa lainnya di Provinsi Davao Occidental.

Di sisi lain, Kepolisian Nasional Filipina mencatat sebanyak 134 orang mengalami luka-luka akibat gempa yang mengguncang wilayah selatan negara tersebut.

Menurut Philippine Institute of Volcanology and Seismology, gempa tektonik terjadi pada pukul 07.37 waktu setempat dengan kedalaman 33 kilometer. Pusat gempa berada sekitar 32 kilometer di barat daya pesisir Kota Maasim di Sarangani, yang terletak di Pulau Mindanao.

Otoritas setempat masih melakukan pendataan dampak gempa serta penanganan terhadap korban dan kerusakan yang ditimbulkan akibat bencana tersebut.

Sumber: Xinhua

Bagikan

Mungkin Kamu Suka