Trump: Kesepakatan Damai AS–Iran Bisa Teken dalam 2–3 Hari

waktu baca 2 menit

New York (KABARIN) - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyebut bahwa kesepakatan damai dengan Iran berpotensi segera ditandatangani dalam waktu dekat, bahkan hanya dalam dua hingga tiga hari ke depan.

“Kesepakatan yang sangat, sangat baik yang tidak akan memungkinkan (Iran) memiliki senjata nuklir dalam bentuk apa pun sedang berada pada tahap akhir. Dan selat itu (Hormuz) akan dibuka kembali segera. Selat itu akan dibuka segera setelah penandatanganan, yang bisa terjadi dalam dua atau tiga hari,” kata Trump kepada awak media.

Saat diminta memperjelas pernyataannya, Trump kembali menegaskan bahwa ia memang merujuk pada rentang waktu “dua atau tiga hari”, bukan hitungan pekan.

“Kami memiliki peluang yang baik untuk mewujudkannya. Sejujurnya, kami seharusnya bisa menyelesaikannya dalam satu jam jika memang mau. Saya pikir kami sangat dekat dengan kesepakatan yang sangat baik, kuat, dan penting,” tambahnya.

Sebelumnya, dinamika hubungan kedua negara terus diwarnai ketegangan. Pada 28 Februari, AS bersama Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah target di Iran, termasuk di Teheran, yang menimbulkan kerusakan dan korban sipil. Iran kemudian membalas dengan serangan ke wilayah Israel serta fasilitas militer AS di kawasan Timur Tengah.

Kemudian pada 7 April, Washington dan Teheran sempat mengumumkan gencatan senjata. Namun, pembicaraan lanjutan di Islamabad berakhir tanpa hasil konkret.

Saat ini, proses negosiasi kedua negara masih terus berjalan dengan fokus pada penyusunan rancangan nota kesepahaman sebagai kerangka dasar kesepakatan. Di sisi lain, insiden serangan terbatas masih sesekali terjadi di antara kedua pihak.

Sumber: Sputnik_OANA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka