Sudah ngomong sama BGN, sekarang sudah dipersiapkan dan BGN sedang sama-sama Kemenkes menentukan ahli gizinya siapa
Jakarta (KABARIN) - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyampaikan bahwa pemerintah tengah menyiapkan penunjukan ahli gizi yang akan duduk dalam Dewan Pengarah Badan Gizi Nasional (BGN), sebagai bagian dari penguatan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Sudah ngomong sama BGN, sekarang sudah dipersiapkan dan BGN sedang sama-sama Kemenkes menentukan ahli gizinya siapa,” kata Menkes Budi di Jakarta, Selasa, usai rapat bersama DPR.
Sebelumnya, Kepala BGN Nanik S. Deyang menyebut lembaganya akan melibatkan pakar gizi serta dokter anak dalam struktur Dewan Pengarah untuk mendukung pelaksanaan program MBG.
“Dari Badan Gizi Nasional berdiri itu ada Dewan Pengarah. Di Dewan Pengarah inilah akan kami isi dengan para profesor ahli gizi dan juga dokter anak,” ujar Nanik di Istana Negara, Jakarta, Senin (9/6).
Nanik menjelaskan bahwa Dewan Pengarah merupakan bagian dari struktur resmi BGN yang bertugas memberikan arahan serta pendampingan strategis kepada pimpinan lembaga dalam menjalankan program-programnya.
Ia menyebut Dewan Pengarah BGN akan beranggotakan tujuh orang, dengan sekitar lima di antaranya berasal dari kalangan pakar gizi. Selain itu, dokter anak juga akan dilibatkan untuk memperkuat aspek kesehatan dalam pelaksanaan program MBG.
Keberadaan Dewan Pengarah diharapkan menjadi mekanisme pengawasan dan pendampingan agar pelaksanaan program berjalan lebih optimal dan tepat sasaran.
Di sisi lain, Nanik sebelumnya juga menegaskan komitmen untuk melakukan pembenahan tata kelola Program MBG, termasuk penghentian sementara pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), penyesuaian penerima manfaat, moratorium dapur baru, serta perbaikan dapur yang sudah beroperasi agar sesuai standar kualitas makanan.
Nanik sendiri telah dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai Kepala BGN menggantikan Dadan Hindayana.
Sumber: ANTARA