Washington (KABARIN) - Penyelenggara Piala Dunia FIFA 2026 memastikan seluruh pertandingan yang digelar di Amerika Serikat akan mendapatkan perlindungan khusus dari ancaman drone.
Kepastian itu disampaikan oleh Ketua Satuan Tugas Gedung Putih untuk Piala Dunia FIFA 2026, Andrew Giulani, dalam sebuah forum yang diselenggarakan Atlantic Council pada Selasa (9/6).
Menurut Giulani, pihaknya telah menyiapkan sistem keamanan anti-drone untuk seluruh pertandingan yang berlangsung di Amerika Serikat selama turnamen berlangsung.
"Yang telah kami pastikan dari perspektif penanggulangan UAS [sistem pesawat tak berawak] adalah bahwa semua 78 pertandingan akan memiliki pelindungan mitigasi penanggulangan UAS," kata Giulani.
Ia menjelaskan bahwa perlindungan tersebut dirancang untuk mencegah gangguan dari pesawat tanpa awak yang berpotensi mengancam keamanan pertandingan maupun penonton di stadion.
"Artinya, pelindungan anti-drone yang masuk ke stadion," tambahnya.
Tak hanya pertandingan, area festival penggemar atau fan festival juga akan mendapatkan pengamanan serupa. Giulani mengatakan setiap kota tuan rumah di Amerika Serikat akan memiliki satu lokasi fan festival yang dijaga dengan sistem anti-drone selama turnamen berlangsung.
Selain memastikan keamanan pertandingan, langkah ini menjadi bagian dari upaya penyelenggara untuk memberikan pengalaman menonton yang aman bagi jutaan suporter yang diperkirakan akan hadir selama Piala Dunia 2026.
Sebagai informasi, FIFA merupakan badan sepak bola dunia yang bertanggung jawab menyelenggarakan Piala Dunia setiap empat tahun sekali.
Piala Dunia 2026 sendiri akan menjadi edisi terbesar sepanjang sejarah turnamen. Untuk pertama kalinya, ajang ini akan diikuti oleh 48 tim peserta dengan total 104 pertandingan.
Turnamen tersebut juga akan digelar secara bersama-sama oleh tiga negara, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Dengan skala penyelenggaraan yang jauh lebih besar dibanding edisi sebelumnya, aspek keamanan menjadi salah satu fokus utama panitia, termasuk dalam mengantisipasi potensi ancaman dari penggunaan drone di sekitar stadion maupun area pendukung turnamen.
Sumber: SPU