Saya berharap dalam satu tahun ini kita sudah mulai bisa memberi obat generik dengan harga yang murah kepada rakyat
Jakarta (KABARIN) - Presiden Prabowo Subianto menargetkan obat generik dengan harga terjangkau bisa mulai tersedia untuk masyarakat luas dalam waktu satu tahun.
Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah menekan biaya kesehatan dan memperluas akses layanan medis di seluruh Indonesia.
Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat meresmikan RSUD Kiai Haji Muhammad Thohir di Krui, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, Rabu, sebagaimana dikutip dari Sekretariat Presiden.
"Saya berharap dalam satu tahun ini kita sudah mulai bisa memberi obat generik dengan harga yang murah kepada rakyat," kata Presiden Prabowo.
Ia menegaskan pemerintah terus mendorong berbagai kebijakan agar harga obat di dalam negeri bisa lebih terjangkau, sehingga tidak menjadi beban masyarakat yang membutuhkan pengobatan.
Program obat murah ini juga berjalan seiring dengan agenda modernisasi layanan kesehatan nasional yang saat ini tengah digencarkan pemerintah di berbagai daerah.
Selain itu, pemerintah juga telah menyalurkan hampir 1.000 unit alat kesehatan modern ke rumah sakit daerah di seluruh Indonesia. Alat tersebut didistribusikan ke 514 kabupaten dan kota untuk meningkatkan kualitas layanan medis.
"Saat ini kita sudah membagi hampir 1.000 unit alat kesehatan modern. Kita sudah mulai distribusi ke semua rumah sakit daerah di 514 Kabupaten/Kota," ujarnya.
Prabowo menjelaskan bahwa distribusi alat kesehatan ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan ketepatan pelayanan kesehatan di daerah, terutama di fasilitas yang sebelumnya terbatas.
Di sisi lain, pemerintah juga menargetkan pembangunan dan renovasi 300 hingga 400 rumah sakit umum daerah dalam tiga tahun ke depan untuk memperkuat infrastruktur kesehatan nasional.
Ia turut menyampaikan bahwa pembangunan Rumah Sakit Umum Pusat di Jayapura telah selesai, sementara RSUP di Riau sudah mencapai sekitar 85 persen dan ditargetkan rampung pada Desember 2026.
Menurutnya, seluruh langkah ini merupakan bagian dari upaya memperluas akses layanan kesehatan agar masyarakat di seluruh wilayah Indonesia bisa mendapatkan pelayanan yang lebih cepat, merata, dan terjangkau.
Sumber: ANTARA