Jakarta (KABARIN) - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) akan kembali mengaktifkan satuan tugas (satgas) untuk mencegah praktik perjudian yang berpotensi muncul selama penyelenggaraan Piala Dunia.
Langkah ini dilakukan agar ajang olahraga tersebut dapat dinikmati secara sehat, aman, dan sportif.
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mengatakan, satgas tersebut dihidupkan kembali untuk mengantisipasi penyalahgunaan momentum Piala Dunia oleh pihak-pihak tertentu yang melakukan pelanggaran hukum, termasuk perjudian.
"Jadi, tentunya satgas ini akan kita hidupkan kembali, sehingga di satu sisi jangan sampai nanti terkait dengan masalah hiburan Piala Dunia ini dimanfaatkan oleh kelompok-kelompok tertentu yang kemudian itu melakukan pelanggaran," kata Sigit di Jakarta, Rabu.
Ia menegaskan, Piala Dunia seharusnya menjadi sarana hiburan yang menjunjung tinggi sportivitas, sehingga masyarakat diimbau untuk menontonnya tanpa melibatkan diri dalam aktivitas ilegal.
"Piala Dunia adalah tontonan bersama yang mengutamakan sportivitas dalam olahraga. Ya tentunya kita menonton dengan suasana yang penuh dengan sportivitas, jangan sampai nanti dikotori oleh hal-hal yang kemudian justru malah merusak," ujarnya.
Menurutnya, Polri melalui satgas tersebut akan melakukan langkah pencegahan sekaligus penegakan hukum terhadap segala bentuk perjudian selama turnamen berlangsung.
"Semangat sportivitasnya di antaranya tentunya, (mencegah) adanya pelanggaran masalah judi yang pastinya itu aturannya sudah jelas, supaya pelanggaran itu pastinya harus dihindari," kata Sigit.
Polri berharap masyarakat turut mendukung upaya ini dengan tidak terlibat dalam aktivitas perjudian dan menjaga suasana kondusif selama Piala Dunia berlangsung.
Sumber: ANTARA