IRGC Ancam Timur Tengah Akan Jadi ‘Neraka’ bagi AS di Tengah Krisis Selat Hormuz

waktu baca 1 menit

Teheran (KABARIN) - Iran kembali melontarkan peringatan keras kepada Amerika Serikat di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah yang dipicu konflik di sekitar Selat Hormuz.

Dalam pernyataan yang dikutip Mehr News Agency, Komandan Angkatan Udara Korps Garda Revolusi Islam atau IRGC, Seyed Majid Mousavi, memperingatkan pihak-pihak yang dianggap mengancam jalur strategis Selat Hormuz.

“Jika Anda membuat Selat Hormuz tidak aman, kami akan mengubah kawasan ini menjadi neraka bagi Anda dari seluruh wilayah Iran,” katanya.

Mousavi menyebut pernyataan tersebut sebagai bentuk respons terhadap apa yang ia sebut sebagai tindakan “keberanian Amerika” di kawasan Timur Tengah yang dinilai semakin memicu ketegangan.

Sebelumnya, IRGC juga mengklaim telah menyerang 18 target militer Amerika Serikat yang berada di sejumlah pangkalan di kawasan Teluk, termasuk Ali Al Salem dan Ahmad Al Jaber di Kuwait serta pangkalan Sheikh Isa di Bahrain.

Situasi semakin memanas setelah serangan Amerika Serikat ke wilayah selatan Iran dan langkah Teheran yang mengumumkan penutupan Selat Hormuz untuk seluruh aktivitas pelayaran.

Kawasan tersebut kini menjadi titik utama eskalasi konflik yang terus berkembang antara Iran dan Amerika Serikat di Timur Tengah.

Sumber: ANAD

Bagikan

Mungkin Kamu Suka