Pramono Sebut Tak Semua Rute Transjabodetabek Tarifnya Naik

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menegaskan tidak semua rute Transjabodetabek akan dilakukan penyesuaian tarif.

“Jadi, saya ingin menjelaskan, karena sudah di beberapa media itu mengutipnya menurut saya tidak proper, terutama untuk Transjabodetabek, seakan-akan akan mengalami kenaikan Rp10 ribu sampai dengan Rp15 ribu. Tidak semua Transjabodetabek itu akan mengalami kenaikan yang seperti itu,” kata Pramono di Jakarta Barat, Kamis.

Dia menyebutkan hanya rute-rute tertentu yang akan mengalami penyesuaian tarif, salah satunya rute Blok M-BandaraSoekarno Hatta.

Kendati demikian, dia belum menyebutkan secara rinci rute dan tarif yang akan ditetapkan. Namun, dia berjanji penyesuaian tarif itu tidak akan memberatkan masyarakat, baik di Jakarta maupun di daerah penyangga.

“Sekali lagi, bagi saya, yang paling penting bukan perubahan atau penyesuaian harga, tetapi membuat warga Jakarta lebih nyaman, lebih menikmati TransJabodetabek,” ungkap Pramono.

Saat ini, kata dia, konektivitas transportasi sudah mencapai 93 persen. Sayangnya, pengguna transportasi umum masih di bawah 30 persen.

Bahkan, bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Kota Jakarta, Pramono berharap angka pengguna transportasi umum semakin meningkat.

Sebelumnya, Pramono membuka peluang untuk menambah golongan baru dalam 15 golongan gratis transportasi umum di ibu kota.

Menurut dia, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus mengampanyekan pemanfaatan 15 golongan gratis untuk mendorong masyarakat menggunakan transportasi umum.

Dia pun berjanji untuk mempertimbangkan dengan sungguh-sungguh terkait penyesuaian tarif Transjabodetabek agar tidak membuat warga kembali menggunakan transportasi pribadi.

Selain itu, dia memastikan tarif Transjabodetabek akan dipertimbangkan berdasarkan jarak, sehingga penyesuaian tarif tersebut tidak membebani masyarakat dalam kondisi saat ini.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka