Moskow (KABARIN) - Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam Iran (Islamic Revolutionary Guard Corps) mengeluarkan peringatan keras kepada kapal-kapal yang berupaya melintasi Selat Hormuz, menyusul insiden yang melibatkan kapal tanker di wilayah tersebut.
Mengutip laporan saluran televisi satelit Iran Al-Alam, IRGC menyatakan bahwa pihaknya masih mengendalikan jalur pelayaran di Selat Hormuz dan akan mengambil tindakan tegas terhadap kapal mana pun yang mencoba melintas.
“Kami terus mengendalikan Selat Hormuz dan akan bertindak tegas terhadap kapal mana pun yang mencoba melintasinya,” demikian laporan tersebut yang mengutip pernyataan komando IRGC.
Laporan yang sama menyebutkan bahwa militer Iran sebelumnya sempat melepaskan tembakan untuk mencegah sebuah kapal tanker melintasi selat tersebut. Insiden itu dilaporkan terjadi di perairan dekat Kota Sirik, Iran selatan.
Otoritas Selat Teluk Persia Iran (PGSA) juga disebut telah mengonfirmasi bahwa Selat Hormuz ditutup untuk pelayaran hingga pemberitahuan lebih lanjut.
Selat Hormuz sendiri merupakan salah satu jalur pelayaran energi paling strategis di dunia, yang menghubungkan Teluk Persia dengan perairan internasional dan menjadi rute utama pengiriman minyak global.
Sumber: SPU