ONIC Ambil Jeda Jelang MSC EWC 2026

waktu baca 3 menit

Jakarta (KABARIN) - ONIC Esports memutuskan untuk mengambil masa jeda guna memulihkan kondisi pemain setelah menempati posisi runner-up pada Mobile Legends: Bang Bang Professional League Indonesia (MPL ID) Season 17.

Langkah istirahat tersebut diambil sebagai bagian dari proses pemulihan sebelum menghadapi turnamen internasional Mobile Legends: Bang Bang Mid Season Cup (MSC) dalam Esports World Cup (EWC) 2026 yang akan digelar di Paris, Prancis, pada Juli–Agustus mendatang.

“Untuk EWC kita enggak akan biarkan anak-anak burn out. Kita kasih spare waktu, mau sama keluarga, mau sama teman, mau sama pacar. Jadi biar kita baliknya bisa fresh lagi, terus kita bisa menjalani aktivitas kita,” kata pelatih ONIC, CW.

CW menegaskan bahwa masa rehat ini menjadi bagian penting dalam persiapan tim sebelum kembali menjalani latihan intensif menuju MSC EWC 2026. Ia menilai kondisi fisik dan mental pemain perlu dipulihkan setelah melewati musim kompetisi yang panjang.

Selain beristirahat, ONIC juga akan melakukan evaluasi terhadap performa mereka di grand final MPL ID Season 17, di mana mereka harus mengakui keunggulan Bigetron Esports (BTR) dengan skor 1-4.

Menurut CW, salah satu hal yang menjadi perhatian adalah kekompakan permainan BTR yang tampil solid sepanjang babak playoff hingga final.

“Kalau kita lihat BTR bermain terlalu solid sebagai tim, itu yang mungkin bisa kita pelajari,” ujarnya.

Hal senada disampaikan roamer ONIC, Kiboy, yang mengakui keunggulan BTR pada musim ini. Meski gagal meraih gelar juara, ia tetap bersyukur karena ONIC masih lolos ke turnamen internasional di Paris.

“Saya tetap bersyukur banget karena tetap bisa ke Paris juga, kita masih Top 2, dan memang BTR lagi kuat banget buat sekarang,” kata Kiboy.

Ia menambahkan bahwa ONIC akan memanfaatkan waktu jeda untuk memperbaiki berbagai aspek permainan, terutama komunikasi dan eksekusi strategi.

“Yang kita pelajari buat EWC nanti persiapan kita harus lebih matang, lebih rapi lagi, dari komunikasi, gameplay dan sebagainya,” ujarnya.

Meski demikian, fokus utama tim saat ini adalah beristirahat dan melakukan reset setelah musim kompetisi domestik berakhir.

“Kita fokus liburan dulu sekarang, jadi buat reset dulu. Nanti EWC belakangan, kita fokus reset dulu, yang penting nanti pas kita balik lagi sudah fresh banget,” kata Kiboy.

Sementara itu, pemain ONIC, Sanz, menilai BTR memang layak menjadi juara setelah tampil konsisten sejak awal playoff hingga grand final.

“Di playoff ini BTR dari awal sampai final mereka bermain sangat bagus, memang pantas untuk MPL kali ini,” ujarnya.

Kemenangan BTR sekaligus menghentikan dominasi ONIC yang sebelumnya menjadi juara MPL Indonesia Season 15 dan 16. Namun, kedua tim tetap berhak mewakili Indonesia di MSC EWC 2026 setelah sama-sama mencapai partai puncak kompetisi.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka