Hangtuah Jakarta Melepas Pelatih Wahyu Widayat dan Diftha Pratama

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Hangtuah Jakarta memutuskan melepas pelatih kepala Wahyu Widayat Jati dan kapten tim, Diftha Pratama, sebagai bagian dari evaluasi dan persiapan menghadapi Indonesian Basketball League (IBL) 2027.

Dalam akun Instagram (IG) tim, Selasa, klub yang bermarkas di GOR Ciracas di Jakarta Timur, itu juga melepas dua asisten pelatih, yakni Zulfahrizal dan Iwan Murryawan, kemudian pelatih fisik dan kebugaran Tri Prasetyo Utomo, serta analis video Rifial Ka'bah.

Keputusan tersebut menjadi akhir kerja sama klub dengan jajaran pelatih dan pemain senior, yang dalam beberapa musim terakhir berperan mengembangkan performa tim di IBL.

Wahyu menjadi figur sentral dalam perjalanan Hangtuah Jakarta selama menjadi pelatih kepala.

Di bawah arahannya, tim ini membangun identitas permainan yang kompetitif dan memberi ruang bagi perkembangan pemain muda.

Sementara itu, Diftha Pratama yang identik dengan Hangtuah Jakarta, tak hanya berkontribusi di lapangan, tapi juga berperan menjaga kekompakan dan memimpin di ruang ganti tim.

Sedangkan Zulfahrizal dan Iwan berperan mendampingi tim dalam proses latihan, penyusunan strategi pertandingan, hingga pengembangan teknis pemain.

Manajemen klub menyampaikan apresiasi atas dedikasi, kerja keras, dan kontribusi keenam orang itu selama menjadi bagian dari keluarga besar Hangtuah Jakarta.

Manajemen menyebut Hangtuah kini akan memulai proses penyusunan struktur tim baru, termasuk mencari pelatih dan pemain yang sesuai dengan kebutuhan dan target klub berikutnya.

Pada musim reguler IBL 2026, Hangtuah menempati peringkat ketujuh sehingga menembus playoff, namun kalah 0-2 dari Satria Muda Pertamina Bandung dalam playoff.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka