Chicago Bulls Tunjuk Tiago Splitter Sebagai Pelatih Baru

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Chicago Bulls resmi menunjuk Tiago Splitter sebagai pelatih kepala baru untuk menghadapi musim NBA 2026-2027. Kehadiran mantan pemain asal Brasil tersebut menjadi bagian dari langkah besar Bulls dalam membangun kembali kekuatan tim dan kembali bersaing di papan atas kompetisi.

Dalam pernyataan resmi klub yang dirilis Selasa, Bulls menyebut penunjukan Splitter sebagai bagian dari upaya menyusun fondasi baru setelah beberapa musim terakhir belum mampu tampil konsisten di jajaran tim elite Wilayah Timur.

Splitter bukan sosok asing di dunia basket. Berdasarkan catatan NBA, pria asal Brasil itu memiliki pengalaman panjang baik saat masih aktif bermain maupun setelah beralih ke dunia kepelatihan.

Ketika berkarier sebagai pemain, Splitter pernah mencatatkan prestasi besar dengan membantu San Antonio Spurs meraih gelar juara NBA pada 2014. Pengalaman bermain di level tertinggi itu menjadi salah satu nilai tambah yang diharapkan dapat dibawanya ke ruang ganti Bulls.

Usai gantung sepatu, Splitter melanjutkan kiprahnya di NBA sebagai pelatih. Ia pernah menjadi bagian dari staf kepelatihan sejumlah tim, termasuk Brooklyn Nets dan Houston Rockets. Pengalaman tersebut memberinya kesempatan untuk mempelajari berbagai pendekatan taktik dan sistem permainan modern yang berkembang di liga.

Chicago Bulls menaruh harapan besar kepada Splitter untuk membantu meningkatkan performa tim dalam beberapa musim ke depan. Selain membangun daya saing tim, ia juga diharapkan mampu memaksimalkan potensi para pemain muda yang menjadi bagian penting dari proyek jangka panjang klub.

Penunjukan ini juga menjadi momen bersejarah dalam karier Splitter karena untuk pertama kalinya ia dipercaya mengemban peran sebagai pelatih kepala di NBA.

Meski tantangan yang menanti tidak ringan, Bulls optimistis pengalaman internasional serta pemahaman taktis yang dimiliki Splitter dapat menjadi modal penting untuk membawa tim kembali menjadi penantang serius dalam perebutan gelar di liga basket paling bergengsi di dunia.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka