KPK Targetkan 6,7 Juta ASN Ikuti e-Learning ASN Berintegritas

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menargetkan sekitar 6,7 juta aparatur sipil negara (ASN) mengikuti program e-Learning ASN Berintegritas sebagai upaya memperkuat budaya antikorupsi di lingkungan birokrasi.

Ketua KPK Setyo Budiyanto menyampaikan bahwa program pembelajaran integritas berbasis digital tersebut diharapkan dapat diikuti oleh seluruh ASN di Indonesia, meski implementasinya membutuhkan waktu karena kesiapan sistem di masing-masing instansi masih beragam.

“Kegiatan program pembelajaran integritas berbasis e-learning ini bisa kita maksimalkan, bisa dilaksanakan oleh semua ASN yang jumlahnya cukup besar. Totalnya ada 6,7 juta,” kata Setyo dalam peluncuran nasional di Gedung Lembaga Administrasi Negara (LAN), Jakarta, Rabu.

Menurut Setyo, saat ini sudah terlihat komitmen dari kementerian, lembaga, hingga pemerintah daerah dalam mendorong penguatan integritas ASN melalui pembelajaran digital tersebut.

Ia menambahkan, program e-learning itu sebelumnya telah diuji coba pada 12 instansi dan kemudian diperluas ke 10 instansi lainnya pada 2026, dengan perbaikan sistem yang terus dilakukan secara bertahap.

“Kami berharap implementasinya akan semakin baik. Kekurangan yang masih ada akan terus diperbaiki agar hasilnya maksimal,” ujarnya.

Setyo juga menargetkan pelaksanaan program yang direncanakan tercapai pada 2029 dapat dipercepat melalui kolaborasi lintas lembaga.

Sementara itu, Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) Lembaga Administrasi Negara Muhammad Taufiq menegaskan bahwa penguatan integritas ASN menjadi bagian penting dalam membangun birokrasi yang dipercaya masyarakat.

“Kami ingin membangun ASN yang dipercaya masyarakat dan menjadi pilar pertumbuhan bangsa yang lebih sehat ke depan,” kata Taufiq.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka