Jakarta (KABARIN) - Sejumlah massa yang didominasi ibu rumah tangga menggelar aksi dukungan terhadap keberlanjutan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Rabu.
Pantauan di lokasi pada pukul 12.30 WIB menunjukkan massa yang berasal dari Jakarta Timur itu mengenakan pakaian serba putih sambil membawa poster dan spanduk bertuliskan dukungan terhadap program MBG serta tuntutan penegakan hukum terhadap koruptor.
Satu unit mobil komando juga tampak berada di tengah lokasi aksi dengan spanduk besar yang memuat tujuan kegiatan.
Sejumlah peserta aksi menyampaikan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diinisiasi pemerintah membantu meringankan beban keluarga, terutama dalam pemenuhan kebutuhan makan anak sekolah.
Salah seorang warga Pondok Ranggon, Jakarta Timur, Suhartini (42), mengatakan program tersebut berdampak positif bagi anaknya yang jarang sarapan di rumah.
"Anak saya kebetulan jarang sarapan di rumah. Jadi dengan adanya program MBG ini, anak bisa langsung makan di sekolah bersama teman-temannya," ujar Suhartini saat ditemui di lokasi aksi.
Suhartini yang memiliki anak di kelas 1 SMP juga menilai menu makanan yang diterima cukup bervariasi setiap hari. Ia berharap ke depan variasi menu dapat lebih disesuaikan dengan selera anak-anak tanpa mengabaikan nilai gizi.
"Harapan saya ke depan menunya bisa lebih variatif dan praktis, seperti makanan kering, roti, burger, atau susu yang disukai anak-anak namun tetap terpenuhi nilai gizinya," tambahnya.
Warga lainnya, Nur, juga menilai program tersebut membantu mengurangi pengeluaran harian keluarga. Namun ia mengusulkan adanya keterlibatan orang tua dalam pengelolaan atau penyediaan makanan agar lebih sesuai kebutuhan anak.
"Program ini sebenarnya sangat bagus karena anak-anak dapat makan gratis. Namun, akan lebih optimal lagi jika ke depannya ada skema di mana orang tua dilibatkan langsung dalam memasak atau mengelola anggarannya, agar menu yang disajikan bisa lebih sesuai dengan selera anak," ujar Nur.
Aksi berlangsung tertib dengan pengamanan aparat kepolisian di lokasi.
Sumber: ANTARA