Draf MoU: AS Berkomitmen Cabut Seluruh Sanksi terhadap Iran dalam Kesepakatan Akhir

waktu baca 2 menit

Teheran (KABARIN) - Amerika Serikat berkomitmen mencabut seluruh sanksi terhadap Iran dalam jangka waktu yang disepakati kedua pihak sesuai draf nota kesepahaman (MoU) yang dipublikasikan kantor berita Iran, IRNA, pada Rabu (17/6).

Dalam dokumen tersebut, Washington disebut akan mengakhiri berbagai bentuk sanksi terhadap Teheran, termasuk sanksi yang dijatuhkan oleh Dewan Keamanan PBB, Dewan Gubernur Badan Energi Atom Internasional (IAEA), serta seluruh sanksi sepihak Amerika Serikat, baik primer maupun sekunder.

"Amerika Serikat berkomitmen untuk mengakhiri semua jenis sanksi terhadap Iran, termasuk sanksi yang dijatuhkan oleh Dewan Keamanan PBB, Dewan Gubernur Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA), dan semua sanksi sepihak AS, baik primer maupun sekunder, dalam jangka waktu yang disepakati oleh para pihak, yang akan menjadi bagian dari perjanjian akhir," demikian isi paragraf ketujuh MoU tersebut.

Sebelumnya, Iran menyatakan bahwa perjanjian final akan dirundingkan dalam waktu 60 hari setelah penandatanganan MoU dan ditujukan untuk menyelesaikan persoalan program nuklir Iran.

Meski demikian, pada paragraf ketiga dokumen tersebut disebutkan bahwa kedua pihak memiliki opsi untuk memperpanjang tenggat waktu perundingan apabila diperlukan.

Dalam MoU itu, Iran juga kembali menegaskan komitmennya untuk tidak mengembangkan ataupun memiliki senjata nuklir.

"Iran menegaskan kembali bahwa negara tidak akan memproduksi atau memperoleh senjata nuklir," demikian isi paragraf kedelapan dokumen tersebut.

Selain itu, memorandum tersebut menyebutkan bahwa Teheran dan Washington akan menyelesaikan isu terkait material nuklir Iran di bawah pengawasan IAEA sebagai bagian dari implementasi kesepakatan yang akan dicapai kedua negara.

Sumber: SPU

Bagikan

Mungkin Kamu Suka