Jakarta (KABARIN) - Tim nasional Prancis mengusung ambisi sederhana jelang laga kedua Grup I melawan Irak di Stadion Lincoln Financial Field, Philadelphia, Pennsylvania, Amerikat Serikat, Selasa (23/6) WIB, yakni segera memastikan tiket babak 32 besar.
Jarak Prancis dan babak 32 besar memang hanya satu kemenangan saja, sebab mereka sementara ini sudah mengantongi tiga poin dan duduk di posisi kedua Grup I di bawah Norwegia karena selisih gol.
Apabila menang melawan Irak, Prancis dipastikan lolos ke babak 32 besar tanpa peduli hasil laga lain antara Norwegia kontra Senegal.
Sedangkan Irak, dihadapkan pada situasi wajib meraih poin jika ingin menjaga peluas meloloskan diri dari fase penyisihan grup.
Laga di Philadelphia bakal menjadi pertemuan pertama Prancis dan Irak di putaran final Piala Dunia, yang akan diwarnai disparitas target maupun modal.
Les Bleus tiba dengan kepercayaan diri tinggi usai mengalahkan Senegal 3-1 di laga pertama.
Megabintang Kylian Mbappe membuktikan diri dengan torehan dua gol bagi Prancis di laga tersebut. Menghadapi Irak, Mbappe tentu ingin menambah pundi-pundi gol dan membawa Prancis melaju sejauh mungkin demi mengubur musim nirgelar yang patut dilupakan bersama Real Madrid.
Sebaliknya, Irak berada dalam tekanan setelah takluk dari Norwegia. Hasil itu membuat wakil Asia tersebut harus menghindari kekalahan agar peluang melaju ke babak berikutnya tetap terbuka.
Pelatih Graham James Arnold menegaskan timnya tidak akan bermain bertahan dan tetap berusaha menyerang, meski menghadapi salah satu unggulan juara.
Optimisme itu sejalan dengan kondisi winger Ali Jasim yang dilaporkan siap tampil setelah pulih dari cedera.
Dari sisi prestasi, Prancis merupakan dua kali juara dunia pada edisi 1998 dan 2018, serta menjadi finalis pada 2022.
Irak sendiri baru tampil untuk kedua kalinya di Piala Dunia setelah sebelumnya berlaga pada 1986, dengan pencapaian terbaik berhenti di fase grup.
Berdasarkan data FIFA dan catatan pertemuan internasional, kedua tim belum pernah saling berhadapan sebelumnya, sehingga pertandingan ini akan menjadi duel perdana antara Prancis dan Irak di semua level internasional.
Secara kualitas skuad dan pengalaman turnamen, Prancis jauh lebih diunggulkan.
Namun, motivasi tinggi Irak untuk menjaga asa lolos diperkirakan membuat pertandingan berlangsung ketat, terutama pada awal laga.
Prancis diprediksi mampu menguasai jalannya pertandingan dan meraih kemenangan telak, berkat kualitas pemain yang dimiliki.
Sesuai daftar skuad untuk Piala Dunia 2026, Lea Bleus diisi oleh para pemain dengan tier atau level nomor satu dunia, di antaranya Mbappe, William Saliba, Jules Kounde, Michael Olise, Ousmane Dembele, Marcus Thuram, dan Mike Maignan.
Perkiraan susunan pemain:
Prancis: Mike Maignan, Jules Kounde, William Saliba, Ibrahima Konate, Lucas Digne, Aurelien Tchouameni, Ngolo Kante, Adrien Rabiot, Ousmane Dembele, Kylian Mbappe, Marcus Thuram
Irak: Jalal Hassan, Frans Putros, Rebin Sulaka, Hussein Ali, Munaf Younus, Ibrahim Bayesh, Amir Alammari, Youssef Amyn, Ali Jasim, Aymen Hussein, Mohanad Ali
Sumber: ANTARA