Tuchel Akui Inggris Tersendat, Ghana Bertahan Total Paksa Skor 0-0

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Pelatih tim nasional Inggris, Thomas Tuchel, mengakui anak asuhnya kesulitan menembus pertahanan rapat Ghana setelah kedua tim bermain imbang tanpa gol pada laga kedua Grup L Piala Dunia 2026 di Stadion Boston, Rabu.

Tuchel memberikan apresiasi kepada Ghana yang tampil disiplin dan sangat kuat secara fisik dengan skema bertahan dalam sepanjang pertandingan. Inggris memang mendominasi permainan dengan penguasaan bola mencapai 79 persen serta mencatat 19 tembakan, namun gagal mengubah peluang menjadi gol.

“Pujian untuk mereka. Saya jarang melihat performa fisik seperti itu dari sebuah tim,” kata Tuchel.

Ia menilai Ghana bertahan sangat dalam dengan hampir seluruh pemain di area pertahanan, sehingga Inggris membutuhkan waktu lama untuk menemukan ritme permainan dan membuka ruang.

Menurut Tuchel, tantangan utama Inggris bukan hanya membongkar pertahanan lawan, tetapi juga menjaga keseimbangan agar tidak lengah terhadap serangan balik.

Meski kecewa tidak meraih kemenangan, pelatih asal Jerman itu tetap melihat sisi positif dari performa Inggris, terutama setelah masuknya sejumlah pemain pengganti di babak kedua yang meningkatkan intensitas serangan.

“Kami mulai menciptakan lebih banyak peluang ketika lawan mulai kelelahan, tetapi kami tidak mampu mencetak gol,” ujarnya.

Hasil imbang ini membuat Tim nasional Inggris tetap memimpin klasemen sementara Grup L dengan empat poin. Mereka kini wajib meraih hasil positif pada laga terakhir melawan Panama untuk mengamankan tiket ke babak 32 besar Piala Dunia 2026.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka