Jakarta (KABARIN) - Pelatih timnas Ceko, Miroslav Koubek, mengakui keunggulan Meksiko setelah timnya kalah 0-3 pada laga terakhir Grup A Piala Dunia 2026 di Stadion Azteca, Mexico City, Kamis.
Kekalahan tersebut membuat Ceko harus mengakhiri langkahnya di Piala Dunia 2026, sementara Meksiko melaju ke babak gugur sebagai juara Grup A.
Koubek menilai anak asuhnya sebenarnya telah menampilkan salah satu performa terbaik sepanjang turnamen. Namun, kualitas permainan Meksiko membuat Ceko kesulitan mengimbangi jalannya pertandingan.
“Ini mungkin penampilan terbaik Ceko dalam turnamen ini, tetapi kami kurang beruntung dan Meksiko mampu menghukum kami,” ujar Koubek, dikutip dari FIFA.
Menurutnya, para pemain sudah berusaha menjalankan strategi yang disiapkan dan tampil lebih baik dibandingkan pertandingan sebelumnya. Meski demikian, perbedaan kualitas individu pemain menjadi faktor yang menentukan hasil akhir laga.
Ia mengakui Ceko kesulitan menciptakan peluang berbahaya sepanjang pertandingan. Sebaliknya, Meksiko tampil dominan sejak menit awal dan mampu memanfaatkan dukungan puluhan ribu suporter yang memadati Stadion Azteca.
Data FIFA mencatat Ceko menjadi tim ke-14 secara beruntun yang gagal mencetak gol ke gawang Meksiko pada babak pertama pertandingan Piala Dunia. Tim terakhir yang mampu melakukannya adalah Argentina national football team pada babak 16 besar Piala Dunia 2010 melalui gol Carlos Tevez dan Gonzalo Higuain dalam kemenangan 3-1 atas Meksiko.
Meski harus tersingkir, Koubek tetap memberikan apresiasi kepada para pemainnya yang terus berjuang hingga peluit akhir berbunyi. Namun, ia menegaskan efektivitas permainan Meksiko menjadi faktor utama yang membuat timnya gagal meraih hasil positif.
Sumber: ANTARA