Tanjung Verde adalah tim yang lebih mungkin melanjutkan perjalanannya di Piala Dunia 2026, ketimbang Arab Saudi.
Jakarta (KABARIN) - Tim nasional Arab Saudi bertekad mengulang pencapaian bersejarah mereka di Piala Dunia 1994 saat menghadapi debutan Tanjung Verde pada laga terakhir Grup H Piala Dunia 2026 di Houston Stadium, Texas, Amerika Serikat, Sabtu (27/6) pukul 07.00 WIB.
Kemenangan akan mengantarkan Arab Saudi ke babak 32 besar sekaligus mengulang keberhasilan mereka saat lolos ke fase gugur pada penampilan perdana di Piala Dunia 1994.
Namun, upaya tersebut dipastikan tidak mudah. Tanjung Verde tampil sebagai salah satu kejutan terbesar di Piala Dunia 2026 setelah mampu menahan imbang dua mantan juara dunia, Spanyol dan Uruguay.
Ketika menghadapi Spanyol, Tanjung Verde berhasil memaksakan hasil imbang tanpa gol meski mendapat tekanan sepanjang pertandingan. Sebaliknya, Arab Saudi harus mengakui keunggulan La Roja dengan skor telak 0-4.
Penampilan impresif Tanjung Verde juga berlanjut saat menghadapi Uruguay. Tim berjuluk Si Hiu Biru itu bermain imbang 2-2, sedangkan Arab Saudi hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan lawan yang sama.
Dari sisi produktivitas serangan, Tanjung Verde tampil lebih efektif. Mereka mampu menciptakan lebih banyak peluang dan lebih tajam dalam memanfaatkannya menjadi gol dibandingkan Arab Saudi.
Meski demikian, Arab Saudi tetap memiliki peluang besar untuk mengamankan tiket ke fase gugur. Pelatih Georgios Donis diperkirakan mempertahankan formasi 4-2-3-1 dengan mengandalkan Firas Al-Buraikan sebagai ujung tombak. Mohamed Kanno akan menjadi motor permainan di lini tengah, sedangkan Mohammed Abu Al-Shamat diharapkan memberi ancaman dari sektor sayap melalui skema serangan cepat.
Di kubu Tanjung Verde, pelatih Pedro "Bubista" Leitao Brito kemungkinan kembali menerapkan formasi 4-3-3 yang mengandalkan organisasi pertahanan disiplin serta transisi cepat. Kevin Pina diperkirakan kembali menjadi jangkar lini tengah, sedangkan Helio Varela berpeluang tampil sejak menit pertama setelah mencetak gol saat menghadapi Uruguay.
Tanjung Verde dipastikan kehilangan bek kiri Sidny Lopes Cabral akibat akumulasi kartu kuning. Sementara itu, kondisi Telmo Arcanjo dan Jovane Cabral masih dipantau karena belum pulih sepenuhnya dari cedera.
Selain mengincar kemenangan, Tanjung Verde juga berpeluang mencatat sejarah sebagai debutan Afrika yang lolos ke fase gugur tanpa menelan kekalahan di fase grup.
Bahkan, jika mampu mengalahkan Arab Saudi dengan selisih empat gol dan pada saat bersamaan Spanyol bermain imbang melawan Uruguay, Tanjung Verde masih berpeluang finis sebagai juara Grup H.
Laga ini menjadi penentu langkah kedua tim menuju babak 32 besar. Arab Saudi ingin menghidupkan kembali kenangan manis yang mereka ukir pada Piala Dunia 1994, sementara Tanjung Verde berambisi melanjutkan kiprah sensasional pada penampilan perdananya di putaran final Piala Dunia.
Sumber: ANTARA