Jakarta (KABARIN) - Apple dikabarkan telah mulai meningkatkan harga untuk beberapa gawainya mulai dari MacBook hingga iPad menyusul peringatan dari Tim Cook yang menyebutkan bahwa perusahaan tidak lagi dapat menghindari masalah kekurangan memori.
Mengutip Engadget, Kamis (25/6), laporan terbaru dari Reuters menunjukkan salah satu produk terdampak adalah MacBook Neo yang beberapa waktu terakhir menjadi produk populer dari Apple. Laptop itu awalnya dipasarkan seharga 599 dolar AS (Rp10,7 jutaan) kini dijual seharga 699 dolar AS (Rp12,3 jutaan).
Lalu kenaikan harga juga terdampak pada produk MacBook Air 13 inci 512GB yang harganya menjadi 1.299 dolar AS (Rp23,2 jutaan) dari 1.099 dolar AS (Rp19,6 jutaan).
Sementara untuk MacBook Pro M5 1TB sekarang harganya menjadi 1.999 dolar AS (Rp35,8 jutaan) dengan kenaikan 300 dolar AS (Rp5 jutaan).
Tidak hanya produk laptop, produk iPad juga terpengaruh. Sebagai contoh produk iPad reguler sekarang lebih mahal 100 dolar AS (Rp1,7 jutaan), naik menjadi 449 dolar AS (Rp8 jutaan) dari 349 dolar AS (Rp6,2 jutaan), dan semua model iPad Pro mengalami kenaikan harga 200 dolar AS (Rp3,5 jutaan).
Lalu bagaimana dengan iPhone? sejauh ini ternyata perubahan harga belum berdampak pada produk ponsel pintar iPhone maupun AirPods.
Meski begitu, untuk produk lainnya seperti Apple TV 4K juga ikut terdampak kenaikan harga dari sebelumnya 129 dolar AS (Rp2,3 jutaan) menjadi 199 dolar AS (Rp3,5 jutaan).
Baca juga: Harga Beberapa Model Mac dan iPad Naik Akibat Biaya Memori Tinggi
Baca juga: Kamera iPhone 18 Pro Disebut Bakal Naik Kelas, Ini Bocorannya
Sumber: Engadget