Gempa Venezuela Hancurkan 250 Bangunan, Delapan di Antaranya Rumah Sakit

waktu baca 2 menit

Mexico City (KABARIN) - Dampak gempa dahsyat yang mengguncang Venezuela terus bertambah. Hingga kini, sedikitnya 250 bangunan dilaporkan rusak hingga hancur total, termasuk delapan rumah sakit dan puluhan pusat perbelanjaan.

Ketua Majelis Nasional Venezuela Jorge Rodriguez mengatakan bencana tersebut juga merusak berbagai fasilitas publik yang menjadi penopang aktivitas masyarakat.

"Hingga kini, 250 bangunan dinyatakan rusak atau hancur total. Delapan rumah sakit mengalami kerusakan dan beberapa di antaranya harus dikosongkan. Sebanyak 20 mal dan 68 fasilitas infrastruktur rusak," kata Rodriguez dalam pidato televisi yang dikutip RIA Novosti, Jumat (26/6).

Gempa besar itu terjadi pada Rabu (24/6), ketika dua guncangan berkekuatan magnitudo 7,2 dan 7,5 mengguncang wilayah Venezuela dalam waktu berdekatan. Setelah itu, wilayah tersebut masih diguncang sekitar 30 gempa susulan.

Korban jiwa akibat bencana ini juga terus bertambah. Hingga laporan terbaru, sedikitnya 235 orang dilaporkan meninggal dunia.

Selain menghancurkan ratusan bangunan, gempa juga merusak berbagai fasilitas penting, termasuk rumah sakit dan infrastruktur publik di sejumlah wilayah. Banyak rumah warga ikut roboh sehingga memaksa sebagian penduduk mengungsi ke lokasi yang lebih aman.

Dampak gempa turut mengganggu aktivitas transportasi. Bandara utama Venezuela dilaporkan ditutup sementara menyusul kerusakan yang terjadi akibat bencana tersebut.

Pemerintah setempat masih terus melakukan pendataan kerusakan serta menyalurkan bantuan kepada para korban, sementara proses evakuasi dan penanganan pasca gempa masih berlangsung di berbagai daerah terdampak.

Baca juga: Korban Tewas Gempa Venezuela Bertambah Jadi 235 Orang

Baca juga: AS Kerahkan Sumber Daya Militer Untuk Bantuan Gempa Venezuela

Sumber: SPU

Bagikan

Mungkin Kamu Suka