Jakarta (KABARIN) - PP PBSI memproyeksikan Ester Nurumi Tri Wardoyo beralih dari sektor tunggal putri ke ganda putri dengan dipasangkan bersama Lanny Tria Mayasari sebagai bagian dari penataan ulang skuad nasional.
Kepala Pelatih Ganda Putri PP PBSI Karel Mainaky mengatakan langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat kedalaman skuad ganda putri Indonesia sekaligus menyiapkan pasangan pelapis yang mampu bersaing di level internasional.
“Saat ini kami sudah memiliki tiga pasangan utama yang menunjukkan konsistensi prestasi. Namun, kami juga harus menyiapkan pelapis yang memiliki kualitas untuk bersaing di level internasional,” kata Karel dalam keterangan PP PBSI di Jakarta, Senin.
“Dari hasil evaluasi bersama tim pelatih tunggal putri, kami melihat potensi Ester akan lebih optimal jika diarahkan ke sektor ganda putri,” ujarnya.
Menurut Karel, Ester memiliki karakter permainan yang sesuai dengan tuntutan ganda putri modern, terutama dari sisi kekuatan pukulan, akurasi penempatan bola, serta kemampuan melakukan transisi permainan.
“Ester memiliki power yang baik dari belakang, smash yang kuat, penempatan bola yang akurat, serta kemampuan bergerak dan melakukan transisi yang sangat baik. Modal tersebut sangat penting dalam pola permainan ganda putri saat ini,” ujar Karel.
Sementara itu, Lanny dipilih sebagai pasangan Ester karena dinilai memiliki kemampuan mengatur permainan di area depan. Kombinasi keduanya diharapkan dapat membentuk pasangan baru yang kompetitif.
“Lanny memiliki kemampuan sebagai playmaker di depan, mampu mengatur tempo dan membuka peluang serangan. Kami berharap perpaduan kekuatan Ester di belakang dengan kreativitas Lanny di depan dapat berkembang menjadi pasangan yang kompetitif,” kata Karel.
Pasangan Ester/Lanny akan menjalani masa evaluasi melalui lima turnamen internasional. Penilaian tidak hanya didasarkan pada hasil pertandingan, tetapi juga kerja sama, adaptasi teknis, komunikasi, serta potensi jangka panjang.
“Kami juga akan melihat perkembangan Ester dan Lanny secara menyeluruh selama lima turnamen,” ujar Karel.
Sumber: ANTARA