Galaxy Ring 2 Bakal Lebih Canggih, Samsung Beri Bocoran Awal

waktu baca 3 menit

Jakarta (KABARIN) - Samsung mengisyaratkan kehadiran Galaxy Ring 2 sebagai penerus dari Galaxy Ring pertama yang dirilis dua tahun lalu.

Dilaporkan SamMobile, Selasa (30/6), kehadiran Galaxy Ring 2 ini dikonfirmasi oleh salah seorang eksekutif dari Samsung yang juga mengonfirmasi bahwa gawai ini akan hadir dengan beberapa fitur yang mengejutkan.

Eksekutif yang dimaksud adalah Hon Pak yang memegang jabatan VP Senior dan Kepala Tim Kesehatan Digital Samsung. Menurutnya dalam wawancara bersama Forbes, Samsung masih secara aktif mengembangkan Galaxy Ring generasi berikutnya.

Membahas lanksap industri wearable, Hon mengatakan bahwa sensor wearable di seluruh industri saat ini relatif serupa dalam hal kemampuan, sehingga pembeda utamanya adalah layanan perangkat lunak yang dibangun di atas data kesehatan yang dikumpulkan.

Selain itu, integrasi antar perangkat juga menjadi salah satu daya tarik yang dibahas dalam perbincangan Hon.

Membahas Galaxy Ring secara khusus, saat ini sebagai gawai debutan cincin pintar dari Samsung itu hanya dapat dipasangkan dengan perangkat Android.

Ketika ditanya tentang kemungkinan kompatibilitas dengan iPhone di masa mendatang, Hon Pak memberikan petunjuk kuat bahwa kompatibilitas yang lebih luas sedang dipertimbangkan untuk Galaxy Ring 2.

Mengambil pendekatan diplomatis, ia berkata, “ Saya tersenyum tetapi saya tidak bisa mengatakan apapun. Saya pikir Anda akan sangat senang dengan beberapa rilis dan berita yang akan datang”.

Karena Galaxy Ring tidak memiliki layar dan tidak dapat menampilkan notifikasi dari ponsel yang terhubung, perangkat ini masih dapat menawarkan hampir semua fitur lengkapnya bahkan saat dipasangkan dengan iPhone.

Jadi, jika Samsung membuat aplikasi Galaxy Wearable dan Samsung Health kompatibel dengan iPhone, Galaxy Ring akan menjadi perangkat wearable Samsung yang paling logis untuk mendapatkan dukungan iPhone.

Selain membahas kemungkinan Galaxy Ring 2, dalam perbincangan tersebut Pak juga mengungkapkan rencana masa depan Samsung untuk ekosistem kesehatan terintegrasinya.

Saat ini perangkat wearable modern termasuk besutan Samsung sudah dapat memantau oksigen darah, detak jantung, laju pernapasan, tidur, dan langkah kaki sepanjang hari.

Samsung mengamati tanda-tanda vital pengguna selama tujuh hari untuk menetapkan data dasar dan memberi peringatan jika data kesehatan mereka menyimpang dari data tersebut.

Dengan fitur Pelatihan Kesehatan AI khusus yang dijadwalkan diluncurkan pada 2027, perusahaan berencana menggunakan pendamping AI untuk mempelajari perilaku pengguna dan memberikan motivasi yang dipersonalisasi, bukan pelatihan umum, sehingga membantu pengguna mencapai hasil kesehatan yang lebih baik.

Perusahaan juga berencana untuk memanfaatkan ekosistem produknya yang luas untuk membantu pengguna mencapai tujuan kebugaran mereka.

Melalui kompor, microwave, hingga lemari pendingin yang kompatibel dengan aplikasi SmartThings, Samsung dapat merekomendasikan resep sehat berdasarkan bahan-bahan yang tersedia di lemari pendingin pengguna melalui aplikasi Samsung Food.

Sumber: Sammobile

Bagikan

Mungkin Kamu Suka