Meski Tersingkir, Pelatih Ekuador Tetap Bangga dengan Perjuangan Pemain

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Pelatih timnas sepak bola Ekuador Sebastian Andres Beccacece bangga dengan perjuangan para pemain meski tersingkir atau kalah 0-2 dari Meksiko pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 di Stadion Azteca, Mexico City, Rabu WIB.

Dia menyatakan kekalahan tersebut memang menyakitkan, tetapi tidak menghapus usaha dan komitmen yang telah ditunjukkan skuad berjuluk La Tri sepanjang turnamen.

"Terkadang hasil tidak sesuai keinginan, tetapi sikap dan dedikasi tim tidak bisa diragukan," kata Beccacece usai pertandingan dilansir dalam laman FIFA.

Pelatih asal Argentina itu juga mengakui Meksiko tampil lebih efektif dalam memanfaatkan peluang sehingga layak mengamankan tiket ke babak 16 besar.

Menurut dia, pengalaman tampil di Piala Dunia akan menjadi bekal penting bagi para pemain muda Ekuador guna terus berkembang menghadapi kompetisi internasional berikutnya.

Dia juga mengajak seluruh pemain untuk menerima hasil tersebut dengan kepala tegak dan memandang ke depan guna mencapai hasil yang lebih bagus.

Kekalahan tersebut membuat langkah Ekuador terhenti di babak 32 besar, sedangkan Meksiko memastikan tempat di babak 16 besar.

Pada fase 16 besar, Meksiko akan menghadapi pemenang pertandingan antara Inggris melawan Republik Demokratik Kongo yang bertanding pada Rabu, pukul 23.00 WIB.

Sementara itu, kemenangan 2-0 Meksiko menorehkan pencapaian membanggakan bagi tim tersebut selaku tuan rumah. Mereka tercatat belum kebobolan sekali pun alias clean sheet sejak awal penyisihan Grup A hingga pada laga 32 besar.

Meksiko berhasil menang dengan skor 2-0, masing-masing kontra Afrika Selatan, Korea Selatan, dan Ceko di grup itu. Terbaru, mereka menundukkan Ekuador dengan skor yang sama di fase gugur.

Baca juga: Javier Aguirre Puji Soliditas Pemain Meksiko untuk Tembus ke 16 Besar

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka