Jakarta (KABARIN) - Pelatih tim nasional Inggris Thomas Tuchel mengungkapkan mental pantang menyerah menjadi faktor utama di balik kemenangan Tim nasional sepak bola Inggris atas Tim nasional sepak bola Republik Demokratik Kongo pada babak 32 besar Piala Dunia FIFA 2026 di Mercedes-Benz Stadium yang berlangsung Kamis WIB.
Inggris sempat dikejutkan gol cepat Brian Cipenga. Namun, The Three Lions berhasil bangkit dan membalikkan keadaan berkat dua gol Harry Kane.
"Kami harus memiliki mentalitas seperti itu. Saat pertandingan menjadi sulit, ya memang akan sulit. Tetapi jangan kehilangan kesabaran dan jangan pernah kehilangan keyakinan," kata Tuchel, dikutip dari laman resmi FIFA, Kamis.
Menurut Tuchel, pergantian pemain pada babak kedua turut mengubah jalannya pertandingan. Ia memasukkan Anthony Gordon dan Bukayo Saka pada menit ke-61 untuk menggantikan Marcus Rashford dan Noni Madueke.
Keputusan tersebut terbukti efektif. Gordon menyumbang dua assist yang semuanya berhasil dikonversi menjadi gol oleh Kane, yang kini telah mengoleksi lima gol di Piala Dunia 2026.
"Namun setelah jeda minum pertama, kami mulai menguasai pertandingan. Para pemain pengganti masuk dan memberikan energi baru, lalu kami berhasil membalikkan keadaan. Menurut saya kami memang pantas menang, meski harus bekerja sangat keras," ucap pelatih asal Jerman itu.
Sepanjang pertandingan, Inggris melepaskan 16 tembakan dengan tujuh di antaranya mengarah ke gawang. Meski begitu, mereka harus bersusah payah karena penampilan gemilang kiper RD Kongo, Lionel Mpasi, yang mencatat lima penyelamatan penting.
"Kiper mereka, Mpasi, tampil luar biasa. Penyelamatan yang dia lakukan benar-benar fantastis," puji dia.
Pada babak 16 besar, Inggris akan menghadapi Tim nasional sepak bola Meksiko yang sebelumnya menyingkirkan Tim nasional sepak bola Ekuador dengan skor 2-0.
Pertandingan akan berlangsung di Estadio Azteca pada Senin 6 Juli WIB. Meksiko datang dengan modal impresif karena belum terkalahkan dalam 10 pertandingan Piala Dunia di stadion tersebut dan hanya dua kali kalah dari total 89 laga yang pernah mereka mainkan di sana.
Sumber: ANTARA