Riyad Mahrez Putuskan Pensiun dari Timnas Aljazair Usai Tersingkir di Piala Dunia 2026

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Riyad Mahrez mengumumkan pertandingan melawan Swiss pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 menjadi laga terakhirnya bersama tim nasional Aljazair setelah timnya kalah 0-2 di BC Place, Vancouver, Jumat WIB.

Aljazair harus mengakhiri langkahnya di turnamen setelah kebobolan melalui gol Breel Embolo pada menit ke-10 dan Dan Ndoye pada menit ke-46. Kekalahan tersebut sekaligus menandai berakhirnya perjalanan Mahrez bersama tim berjuluk The Desert Foxes.

"Target kami adalah lolos dan saya pikir ini pertandingan yang bisa kami menangkan. Namun kami kebobolan dua kali karena kesalahan dan pada level seperti ini, Anda tidak bisa lolos dari itu," kata Mahrez, dikutip dari laman resmi FIFA.

Pemain berusia 35 tahun itu menilai Aljazair sebenarnya mampu memberikan perlawanan. Namun, dua kesalahan yang berujung gol membuat tim asuhan Vladimir Petkovic gagal melangkah ke babak berikutnya.

Meski tersingkir, Mahrez tetap melihat sisi positif dari kiprah Aljazair di Piala Dunia 2026, terutama keberhasilan mencapai fase gugur. Namun, ia mengakui rapuhnya lini pertahanan menjadi salah satu faktor yang menghambat tim bersaing lebih jauh.

"Selalu ada hal positif yang bisa diambil dari pertandingan. Kami berhasil keluar dari fase grup, tetapi kami kebobolan terlalu banyak gol untuk bercita-cita lebih. Ini pertandingan terakhir saya bersama Aljazair," ujarnya.

Keputusan tersebut menutup perjalanan panjang Mahrez bersama tim nasional Aljazair. Selama lebih dari satu dekade, ia menjadi salah satu pilar utama tim, termasuk saat mengantarkan negaranya menjuarai Piala Afrika 2019.

Dengan kemampuan individu, visi bermain, serta pengalamannya di level tertinggi, Mahrez kerap menjadi motor serangan sekaligus pemimpin Aljazair dalam berbagai turnamen internasional.

Pada laga kontra Swiss, Aljazair sempat berupaya menekan melalui Mahrez, Ibrahim Maza, dan Farès Chaibi. Namun, pertahanan Swiss tampil solid sehingga mampu meredam ancaman dari tim Afrika Utara tersebut.

Swiss justru tampil lebih efektif. Embolo membuka keunggulan setelah memanfaatkan umpan Johan Manzambi, sebelum Ndoye memastikan kemenangan lewat gol pada awal babak kedua.

Kemenangan itu mengantarkan Swiss melaju ke babak 16 besar untuk menghadapi pemenang laga Kolombia melawan Ghana. Sementara itu, Aljazair harus mengakhiri perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 setelah sebelumnya lolos dari fase grup sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka