Mbappe Kritik Senator Paraguay yang Lontarkan Ujaran Rasialisme

waktu baca 3 menit

Jakarta (KABARIN) - Bintang tim nasional Prancis Kylian Mbappe melontarkan kritik terbuka kepada senator Paraguay Celeste Amarilla yang melancarkan serangan bernada ujaran rasialisme selepas pertemuan kedua negara di babak 16 besar Piala Dunia 2026.

Mbappe melalui akun X resminya, @KMbappe, menegaskan bahwa Amarilla, yang sebelumnya juga mencuit melalui akun X dengan menyebut Mbappe sebagai "seorang Kamerun terjajah, yang mati-matian ingin diakui sebagai seorang Prancis", tidak mewakili suara Paraguay.

"Ibu Celeste Amarilla, Anda adalah seorang perempuan hina yang tidak layak menduduki jabatan Anda," demikian tulis Mbappe sembari menyematkan foto Amarilla dalam unggahannya pada Selasa WIB.

Menurut Mbappe, apa yang dilontarkan Amarilla sama sekali tidak mewakili rakyat Paraguay apalagi tim nasional sepak bola mereka yang telah bersimbah keringat dan berlaga penuh rasa hormat sepanjang Piala Dunia 2026.

Mbappe mengatakan tindakan ceroboh sarat muatan rasialisme yang dilakukan Amarilla membuat perhatian dunia teralihkan dari perjalanan luar biasa timnas Paraguay di Piala Dunia 2026.

Alih-alih, lanjut Mbappe, dunia kini terfokus pada seorang perempuan inkompten yang menghadirkan citra terburuk untuk Paraguay ke muka dunia.

"Saya tidak akan memberikan orang seperti dia kebebasan menyebarkan kebencian dan pandangan rasialisme ke seluruh dunia," tulis Mbappe dalam cuitan yang sama.

Pernyataan Amarilla muncul beberapa saat setelah Prancis menyisihkan Paraguay dari babak 16 besar Piala Dunia 2026, menyerang Mbappe dengan label "seorang Kamerun terjajah".

Federasi sepak bola Prancis, FFF, juga telah menanggapi kontroversi tersebut, menyebut pernyataan Amarilla sebagai tindakan "mengerikan dan tidak bisa diterima". FFF menyatakan akan melaporkan jalur hukum pernyataan tersebut.

FFF juga menegaskan dukungan mereka terhadap Mbappe yang menjadi korban serangan rasial tersebut, sembari menekankan komitmen untuk melawan rasialisme dan tindakan diskriminatif lain.

"Pernyataan ini membuat malu mereka yang melontarkan dan menyebarkannya. Pemain tim nasional Prancis adalah wakil Prancis, ini negara kami yang dihina," tulis FFF.

Mbappe, yang mencetak gol semata wayang lewat eksekusi penalti ke gawang Paraguay, selanjutnya akan membela Prancis dalam laga perempat final melawan Maroko di Stadion Gillette, Boston, Massachusetts, Amerika Serikat, Jumat (10/7) WIB.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka