AS Lancarkan Serangan Baru ke Iran Usai Insiden Kapal Dagang di Selat Hormuz

waktu baca 2 menit

Washington (KABARIN) - Amerika Serikat melancarkan serangkaian serangan baru ke Iran setelah tiga kapal dagang menjadi sasaran serangan di Selat Hormuz.

Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) menyatakan operasi militer tersebut dilakukan sebagai respons atas serangan Iran terhadap kapal-kapal komersial yang melintas di perairan internasional.

"Komando Pusat AS telah melancarkan serangkaian serangan yang kuat terhadap Iran untuk memberikan dampak besar kepada mereka karena sudah mengincar dan menyerang kapal komersial yang diawaki orang sipil tak bersalah di perairan internasional," tulis CENTCOM melalui akun media sosial X, Selasa.

CENTCOM menambahkan bahwa operasi itu merupakan balasan atas serangan terhadap tiga kapal dagang di Selat Hormuz.

"Serangan tersebut adalah untuk membalas serangan Iran terhadap tiga kapal dagang yang melintas di Selat Hormuz. Agresi yang ditunjukkan Iran itu tidak beralasan, berbahaya, dan merupakan pelanggaran yang jelas terhadap gencatan senjata," lanjut pernyataan tersebut.

Menurut laporan Axios, serangan militer AS menargetkan sistem pertahanan udara, sistem pengawasan pesisir, instalasi rudal darat-ke-udara, titik peluncuran rudal jelajah antikapal, pesawat nirawak, hingga fasilitas pelabuhan di Iran.

Seorang pejabat Amerika Serikat juga mengatakan kepada Axios bahwa intensitas serangan kali ini empat hingga lima kali lebih besar dibandingkan operasi militer yang dilakukan sekitar 10 hari sebelumnya.

Sementara itu, media nasional Iran, IRIB, melaporkan sebuah kapal Qatar bernama Al-Rekayyat berupaya melintasi Selat Hormuz melalui jalur Oman dengan dukungan Angkatan Laut Amerika Serikat. Menurut laporan tersebut, kapal itu kemudian menjadi sasaran serangan setelah sejumlah peringatan disampaikan.

Di sisi lain, PBS News melaporkan tiga kapal tanker baru-baru ini terkena proyektil saat melintas di Selat Hormuz.

Sumber: SPU

Bagikan

Mungkin Kamu Suka