News

Sekolah Makin Digital, Pemerintah Siapkan Empat Papan Interaktif di Setiap Sekolah

Kudus (KABARIN) - Transformasi pendidikan digital di Indonesia terus dipercepat. Pemerintah berencana menambah perangkat Interactive Flat Panel (IFP) atau papan tulis interaktif di setiap sekolah sebagai bagian dari penguatan pembelajaran berbasis teknologi.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI Abdul Mu’ti mengungkapkan bahwa ke depan setiap sekolah akan memiliki empat unit IFP. Saat ini, sekolah rata-rata baru memiliki satu unit papan interaktif.

“Rencananya akan ada penambahan tiga unit IFP untuk masing-masing sekolah, sehingga totalnya menjadi empat unit di setiap sekolah,” ujar Abdul Mu’ti saat meresmikan revitalisasi gedung SD Muhammadiyah 1 Kudus, Jumat.

Kehadiran papan interaktif ini diyakini mampu mengubah suasana belajar menjadi lebih modern, praktis, dan menyenangkan. Guru tidak lagi bergantung pada kapur tulis dan papan konvensional, melainkan dapat menyajikan materi secara visual, interaktif, dan dinamis.

“Pembelajaran menjadi lebih menarik dan interaktif. Guru juga jauh lebih terbantu dalam menyampaikan materi,” kata Abdul Mu’ti.

Program digitalisasi pendidikan ini merupakan bagian dari program prioritas Presiden RI yang bertujuan meningkatkan kualitas pembelajaran melalui pemanfaatan teknologi di sekolah.

IFP sendiri merupakan perangkat all-in-one yang berfungsi sebagai monitor, komputer, sekaligus papan tulis digital. Menariknya, perangkat ini tetap bisa digunakan tanpa koneksi internet. Materi pembelajaran dapat diunduh terlebih dahulu melalui kanal Ruang Murid di platform Rumah Pendidikan.

Dari sisi regulasi, pengadaan IFP memiliki dasar hukum yang kuat karena termasuk dalam program prioritas nasional yang didukung oleh Instruksi Presiden (Inpres) dan Keputusan Bersama Presiden (Barpres).

Di Kabupaten Kudus, manfaat penggunaan IFP sudah dirasakan langsung oleh sekolah. Salah satunya SMK Negeri 1 Kudus, yang mengapresiasi kehadiran papan interaktif tersebut dalam kegiatan belajar-mengajar.

“Media pembelajaran ini sangat membantu guru dan membuat siswa lebih mudah memahami materi. Bahkan hasil pembelajaran bisa langsung dibagikan melalui media sosial,” ujar Kepala SMK Negeri 1 Kudus, Aris Budiono.

Dengan rencana penambahan papan interaktif di setiap sekolah, pemerintah berharap kualitas pendidikan nasional semakin meningkat dan selaras dengan perkembangan teknologi digital serta kebutuhan generasi masa kini.

Pewarta: Akhmad Nazaruddin
Editor: Suryanto
Copyright © KABARIN 2026
TAG: