Jakarta (KABARIN) - listrik, SUV, dan kendaraan komersial ringan laku sepanjang tahun 2025, naik 13,1 persen dibandingkan 91.292 unit di 2024.
Jika ditambahkan kendaraan komersial berat seperti truk dan van besar, total penjualan mencapai 103.474 unit, menandai tahun pertama penjualan kendaraan listrik menembus angka 100 ribu unit dalam sejarah negara itu.
Gelombang merek baru asal Tiongkok ikut mendorong penjualan kendaraan bertenaga baterai hingga rekor tertinggi, meskipun data tidak termasuk merek XPeng, Smart, dan Cadillac yang tidak membagikan laporan resmi di Australia.
Meskipun pasar kendaraan baru secara keseluruhan hanya naik 0,3 persen, penjualan mobil listrik jauh melampaui tren itu. Tesla masih jadi raja kendaraan listrik dengan 28.856 registrasi, tetapi turun 24,8 persen dari 38.347 unit di 2024 karena persaingan semakin ketat.
Tesla Model Y tetap menjadi mobil listrik terlaris dengan 22.239 unit, sementara BYD Sealion 7 langsung menempati posisi kedua dengan 13.410 unit meski baru diluncurkan Februari 2025. Tesla Model 3 ada di urutan ketiga dengan 6.617 unit, diikuti Kia EV5 dan Geely EX5 masing-masing 4.787 dan 3.944 unit.
BYD, meski menjual lebih sedikit dibanding Tesla di Australia dengan total 25.287 unit, berhasil menarik perhatian lewat model baru seperti Atto 1 dan Atto 2 serta popularitas Sealion 7, yang membuatnya diprediksi bersaing ketat di 2026. Kia juga mulai menguat di posisi ketiga dengan total pengiriman 8.131 unit.
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026