News

Presiden Sementara Venezuela Bertekad untuk Pulangkan Maduro dan Istrinya

Caracas (KABARIN) - Presiden sementara Venezuela, Delcy Rodriguez, menegaskan tekadnya untuk memulangkan Presiden Nicolas Maduro dan sang istri, Cilia Flores, yang ditangkap Amerika Serikat sejak 3 Januari lalu.

Dalam sebuah acara komunitas di Negara Bagian Miranda, Sabtu (10/1), Rodriguez menepis anggapan bahwa Venezuela sedang berada dalam kekosongan kepemimpinan. Menurut dia, pemerintahan tetap berjalan seperti biasa di bawah kepemimpinan Maduro.

"Tidak ada ketidakpastian di sini. Rakyat Venezuela yang memegang kendali, dan ada sebuah pemerintahan, yaitu pemerintahan Presiden Nicolas Maduro," ujar Rodriguez.

Rodriguez juga menyerukan persatuan nasional sebagai kunci untuk menjaga perdamaian, stabilitas, dan masa depan Venezuela di tengah situasi yang memanas. Ia menegaskan tak akan berhenti berjuang sampai Maduro dan Flores kembali ke tanah air.

Bahkan, Rodriguez menekankan bahwa dirinya tidak akan beristirahat “sedetik pun” hingga misi tersebut tercapai.

Ia mengingatkan bahwa setahun lalu dirinya dilantik bersama Maduro di awal masa jabatan ketiga sang presiden. Kini, tepat setahun kemudian, ia menyebut momen ini sebagai sumpah baru untuk memperjuangkan kebebasan Maduro.

Dia menjelaskan bahwa setahun lalu, dia dilantik bersama Maduro pada awal masa jabatan ketiganya, seraya menambahkan bahwa "hari ini, setahun kemudian, kita bersumpah demi kebebasannya".

Rodriguez juga menegaskan bahwa persatuan nasional akan menjadi faktor penentu dalam apa yang ia sebut sebagai upaya untuk “menyelamatkan” Maduro. Pemerintahannya, kata dia, tetap menjalankan tujuh garis kebijakan utama yang telah ditetapkan oleh Maduro.

Situasi Venezuela memanas sejak 3 Januari, ketika pasukan Amerika Serikat melancarkan serangan militer di Caracas dan tiga kota lainnya. Operasi tersebut berujung pada penculikan Maduro dan Cilia Flores, yang langsung memicu kecaman dan kekhawatiran dari berbagai negara di dunia.

Di tengah tekanan internasional dan situasi politik yang tidak menentu, Rodriguez kini tampil sebagai figur kunci yang mengonsolidasikan dukungan di dalam negeri, sembari menggalang persatuan nasional demi memulangkan pemimpin mereka.

Pewarta: Xinhua
Editor: Raihan Fadilah
Copyright © KABARIN 2026
TAG: