Foodies

Resep dan Cara Simpel Bikin Tang Yuan, Camilan Hangat Favorit Saat Imlek

Jakarta (KABARIN) - Perayaan Imlek bukan cuma soal angpau dan pesta kembang api, tetapi juga identik dengan aneka sajian khas yang sarat makna.

Salah satu menu yang selalu hadir adalah Tang Yuan, bola ketan manis yang dipercaya menjadi simbol kebersamaan serta keharmonisan keluarga.

Tekstur tang yuan yang lembut dan kenyal, disajikan dengan kuah hangat, membuat hidangan ini kerap disantap sejak Tahun Baru Imlek hingga perayaan Festival Lentera.

Tang Yuan dikenal sebagai pencuci mulut tradisional asal Tiongkok yang dibuat dari tepung beras ketan. Bahan ini menghasilkan adonan yang lengket dan kenyal, sekilas menyerupai mochi dari Jepang.

Dalam sejarahnya, kudapan ini punya dua sebutan berbeda. Nama Yuan Xiao lebih dulu dikenal di wilayah Tiongkok Utara sejak era Dinasti Ming. Istilah tersebut merujuk pada malam purnama pertama setelah Imlek.

Sementara itu, sebutan Tang Yuan lebih banyak digunakan saat ini, khususnya di Tiongkok Selatan. Nama tersebut secara sederhana menggambarkan bentuk bola ketan yang disajikan dalam kuah manis.

Soal isian, tang yuan punya banyak variasi. Mulai dari wijen hitam, kacang merah, hingga selai kacang. Seiring waktu, muncul pula kreasi modern seperti cokelat, matcha, sampai isian buah seperti stroberi dan durian.

Kuah pendampingnya pun beragam, dari kuah jahe yang hangat, kuah nasi fermentasi, hingga kuah kacang merah yang legit.

Tak hanya hadir saat Imlek, tang yuan juga kerap disajikan dalam perayaan penting lain, seperti Festival Dongzhi yang menandai titik balik matahari pada musim dingin.

Bahan kulit tang yuan

Bahan isian

Bahan kuah jahe

Pelengkap

Cara membuat isian

Cara membuat kulit tang yuan

Cara membentuk dan merebus

Cara membuat kuah jahe

Penyajian

Pewarta: Putri Atika Chairulia
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026
TAG: