Jakarta (KABARIN) - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali menjalankan upaya rekayasa cuaca hari ini lewat operasi modifikasi cuaca yang dikoordinasikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah.
Sejak pagi, tim sudah menggelar empat kali penerbangan yang dimulai sekitar pukul tujuh untuk mengatur sebaran hujan di wilayah Jakarta dan sekitarnya.
Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji mengatakan seluruh proses tetap disesuaikan dengan kondisi cuaca terkini dan hasil pemantauan di lapangan.
“Pelaksanaan OMC ini tetap memperhatikan kondisi cuaca dan hasil evaluasi lapangan.”
Berdasarkan evaluasi data curah hujan, upaya modifikasi cuaca yang dilakukan sejak akhir Januari hingga hari ini disebut cukup berdampak. Isnawa menyebut intensitas hujan tercatat turun hingga 23,85 persen.
BPBD DKI juga terus berkoordinasi dengan BMKG, TNI Angkatan Udara, serta instansi terkait lainnya agar pelaksanaan modifikasi cuaca berjalan efektif dan sesuai analisis pergerakan atmosfer terbaru.
Meski begitu, warga tetap diminta waspada. Potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih bisa terjadi dan berpeluang disertai petir serta angin kencang.
Isnawa juga mengingatkan pentingnya peran masyarakat menjaga kebersihan lingkungan.
“Masyarakat juga diharapkan berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan dan saluran air untuk meminimalisir risiko genangan dan banjir,” ujarnya.
Informasi kebencanaan dan layanan darurat bisa diakses melalui Jakarta Siaga 112, situs resmi BPBD DKI Jakarta, serta akun media sosial @bpbddkijakarta.
Sementara kondisi genangan atau banjir bisa dipantau secara real time lewat aplikasi JAKI dan laman pantau banjir milik Pemprov DKI.
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026