Teheran (KABARIN) - Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei memperingatkan bahwa kalau Amerika Serikat nekat menyerang Iran, konflik yang terjadi bakal meluas jadi perang regional.
Pernyataan ini ia sampaikan saat pertemuan di Teheran, di tengah ketegangan yang masih tinggi antara Iran dan AS setelah Amerika menempatkan pasukan militer tambahan di kawasan Asia Barat, lapor kantor berita semiresmi Fars.
Khamenei menekankan Iran tidak akan memulai perang dan tidak punya niat menyerang negara lain, tapi “rakyat Iran akan melancarkan pukulan keras terhadap siapa pun yang berupaya menyerang dan mengganggu mereka.”
“Orang Amerika harus tahu bahwa jika perang dilancarkan, kali ini, perang tersebut akan menjadi perang regional,” ujar Khamenei.
Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump mengatakan armada besar, dipimpin kapal induk Abraham Lincoln, sedang bergerak ke arah Iran. Trump juga memperingatkan bahwa “waktu semakin menipis” bagi Teheran untuk mencapai kesepakatan dengan Amerika.
Menanggapi hal itu, Menteri Luar Negeri Iran menyatakan, “Angkatan bersenjata kami yang pemberani telah siap ... untuk segera dan secara keras menanggapi segala agresi.”
Selain itu, Ali Shamkhani, penasihat senior Khamenei, pekan lalu menyebut setiap aksi militer AS “dari sumber mana pun dan pada tingkat apa pun, akan dianggap sebagai awal perang, dan tanggapan Iran akan bersifat segera, menyeluruh, dan belum pernah terjadi sebelumnya.”
Ia menambahkan respons Iran akan menyasar “pihak agresor, jantung Tel Aviv, serta seluruh pendukung agresor tersebut.”
Sumber: Xinhua