Ramallah (KABARIN) - Situasi kemanusiaan di Sudan kian mengkhawatirkan. Lebih dari 21 juta warga atau sekitar 45 persen dari total populasi kini hidup dalam kondisi rawan pangan berat, berdasarkan laporan terbaru Klasifikasi Fase Ketahanan Pangan Terpadu PBB.
Program Pangan Dunia atau WFP juga menyebut Sudan sedang menghadapi krisis kelaparan terbesar di dunia saat ini.
Pada Januari lalu, WFP memperingatkan bahwa stok bantuan pangan di Sudan diperkirakan hanya cukup untuk dua bulan ke depan akibat krisis pendanaan yang serius.
Lembaga PBB itu menegaskan, tanpa suntikan dana tambahan, jutaan warga berpotensi tidak menerima bantuan makanan dalam waktu dekat.
Bahkan, jatah makanan yang tersedia saat ini sudah dipangkas hingga batas paling minimum agar warga masih bisa bertahan hidup.
Kondisi ini terjadi di tengah perang saudara yang berlangsung sejak April 2023. Konflik tersebut menghancurkan infrastruktur, melumpuhkan ekonomi, dan memperparah krisis kemanusiaan di Sudan, membuat kehidupan jutaan orang semakin terjepit.
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026