Saya suka format ini. Itu sangat bagus. Itu membuat kami berkompetisi
Jakarta (KABARIN) - Tim USA Stars keluar sebagai kampiun NBA All Star 2026 setelah menumbangkan USA Stripes dengan skor telak 47-21 di partai final. Laga puncak format baru U.S. vs. World ini digelar di Intuit Dome, Inglewood, California, Senin WIB.
Anthony Edwards jadi bintang utama sekaligus MVP turnamen. Bintang Minnesota Timberwolves itu mengaku format baru bikin permainan jadi lebih hidup dan kompetitif.
“Saya suka format ini. Itu sangat bagus. Itu membuat kami berkompetisi,” kata Edwards, dikutip dari laman NBA.
NBA All Star edisi ke-75 kali ini pakai konsep mini turnamen round robin. Ada tiga tim yang bertanding, yakni USA Stars, USA Stripes, dan tim World yang berisi pemain internasional. Total ada empat gim, masing-masing berdurasi 12 menit, dengan tempo cepat dan atmosfer panas sejak awal.
Di final, USA Stars langsung tancap gas. Edwards dan Tyrese Maxey tampil solid dengan kontribusi total 17 poin yang bikin USA Stripes kesulitan mengejar. Sejak tip off, permainan terasa lebih serius, pertahanan rapat, dan intensitas tinggi terasa di setiap duel.
Perjalanan turnamen dimulai saat USA Stars menang tipis atas World dengan skor 37-35. Laga kedua jadi milik USA Stripes yang mengalahkan USA Stars 42-40.
USA Stripes lalu memastikan tiket final usai menyingkirkan World 48-45. Di partai penentuan, USA Stars tampil dominan dan mengunci gelar juara lewat kemenangan besar 47-21.
Kevin Durant juga merasakan aura kompetitif yang beda dari All Star biasanya. “Intensitas untuk memulai pertandingan itu bagus. Tim-tim berkompetisi dan bermain bertahan. Saya pikir semua orang menampilkan pertunjukan,” ujarnya.
Momen individual paling gila datang dari Kawhi Leonard. Ia mencetak 31 poin hanya dalam 12 menit saat membantu USA Stripes mengalahkan World. Leonard memasukkan enam tripoin dari tujuh percobaan dan menutup laga dengan tembakan tiga angka penentu 2,5 detik sebelum buzzer.
Dari tim World, Victor Wembanyama tampil konsisten dan impresif. Pemain setinggi 224 cm itu mengoleksi 33 poin dari dua gim dengan akurasi tinggi, plus kontribusi rebound dan blok. Namun, tembakan jauhnya di detik akhir semifinal gagal masuk, membuat langkah World terhenti.
Turnamen ini dipimpin oleh J.B. Bickerstaff sebagai pelatih USA Stars, Mitch Johnson untuk USA Stripes, dan Darko Rajakovic untuk Team World. NBA dikabarkan bakal mengevaluasi format baru ini dalam beberapa bulan ke depan sebelum menentukan konsep All Star Game berikutnya.
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026