Istanbul (KABARIN) - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyebut Jepang kini mulai mengeksekusi tahap awal dari janji investasi senilai 550 miliar dolar AS atau sekitar Rp9.268 triliun yang diumumkan Juli lalu, dengan fokus pada tiga proyek utama di sektor minyak, gas, dan mineral kritis.
“Kesepakatan Dagang BESAR kami dengan Jepang baru saja diluncurkan,” tulis Trump di platform Truth Social, Selasa.
Trump menjelaskan investasi Tokyo ini bagian dari “Kesepakatan Dagang Bersejarah” yang ditujukan untuk memperkuat industri AS, membuka ratusan ribu lapangan kerja, dan meningkatkan keamanan ekonomi serta nasional.
Tiga proyek yang disebutnya “luar biasa” mencakup pengembangan minyak dan gas di Texas, pembangunan pembangkit listrik di Ohio, serta fasilitas mineral kritis di Georgia.
Trump menekankan proyek-proyek berskala besar itu tidak mungkin terlaksana tanpa tarif impor sebagai instrumen penting. Ia menambahkan pembangkit listrik berbahan gas di Ohio akan menjadi yang terbesar pernah dibangun, sementara fasilitas gas alam cair di Teluk Meksiko akan memperkuat ekspor dan dominasi energi AS.
Fasilitas mineral kritis juga disebut Trump akan mengurangi ketergantungan “bodoh” Amerika pada pasokan dari luar negeri.
“Amerika membangun lagi. Amerika memproduksi lagi. Dan Amerika menang lagi. Ini waktu yang sangat menarik dan bersejarah bagi Amerika Serikat dan Jepang. Selamat untuk semua!” tulisnya.
Kesepakatan dagang ini diumumkan pada Juli lalu dan menurut Trump, Jepang akan menanamkan 550 miliar dolar AS di AS dengan 90 persen keuntungan kembali ke Amerika serta tarif timbal balik 15 persen, turun dari 25 persen sebelumnya.
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026