Jakarta (KABARIN) - Klub raksasa Inggris Manchester United dikabarkan harus merogoh kocek sangat dalam setelah memutuskan kerja sama dengan pelatih asal Portugal, Ruben Amorim.
Mengutip laporan The Athletic, Manchester United berpotensi membayar kompensasi hingga 15,9 juta pound sterling atau sekitar Rp359 miliar kepada Amorim beserta staf kepelatihannya setelah pemecatan sang pelatih.
Amorim resmi dipecat usai hasil imbang 1-1 melawan Leeds United pada 5 Januari. Hasil tersebut disebut menjadi titik puncak dari situasi internal klub yang terus memburuk sepanjang musim.
Saat pertama kali meninggalkan Old Trafford, sejumlah laporan menyebut United telah mengeluarkan sekitar 10 juta pound atau setara Rp226 miliar sebagai kompensasi awal bagi Amorim dan timnya. Namun, angka tersebut ternyata belum final.
Dalam laporan keuangan kuartal kedua penuh klub, United mencatat adanya pencadangan dana sebesar 15,9 juta pound. Nilai ini menggambarkan potensi maksimal pembayaran kompensasi yang kemungkinan baru akan diakui sepenuhnya pada akhir tahun finansial klub.
Selain itu, United juga menghapus nilai sebesar 6,3 juta pound dari sisa biaya kontrak yang sebelumnya dibayarkan kepada klub asal Amorim, Sporting CP, saat menunjuknya sebagai pelatih kepala pada November 2024.
Laporan keuangan awal kuartal kedua yang dirilis pada Rabu sendiri hanya mencakup periode hingga 31 Desember, sehingga rincian penyelesaian akhir dengan Amorim dan stafnya belum sepenuhnya tercantum.
Seusai pemecatan tersebut, kursi panas pelatih di Old Trafford kini dipercayakan kepada mantan pemain United, Michael Carrick.
Carrick langsung memberi dampak positif. Di bawah arahannya, Manchester United mampu meraih lima kemenangan dari enam laga Liga Inggris. Ia pun diproyeksikan tetap memimpin tim hingga akhir musim 2025/2026, sambil klub mencari arah baru untuk masa depan mereka.
Editor: Raihan Fadilah
Copyright © KABARIN 2026